Sebagai Mantan Wartawan, Manajer PSIM Jogja Iksan Mahar Akan Lebih Banyak Share Info Tim ke Publik

Fahmi Fahriza • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 07:08 WIB

 



Manajer tim PSIM Jogja Iksan Mahar (kiri) bersama Dirut PSIM Jogja Yuliana Tasno
Manajer tim PSIM Jogja Iksan Mahar (kiri) bersama Dirut PSIM Jogja Yuliana Tasno

 

 

JOGJA – Sebagai mantan wartawan, manajer tim PSIM Jogja Iksan Mahar membawa komitmen untuk memperkuat keterbukaan informasi. Menurutnya, komunikasi yang transparan dengan publik menjadi salah satu hal yang perlu terus dibangun di PSIM.

Iksan mengakui, masih terdapat sejumlah hal dalam komunikasi klub kepada publik yang perlu dilengkapi. Karena itu, ia ingin memastikan informasi yang memang perlu diketahui masyarakat dapat disampaikan secara terbuka.

Selama tidak berkaitan dengan hal-hal internal yang bersifat rahasia. "Saya akan berusaha terbuka dan transparan memberitakan segala hal yang perlu kami share ke publik. Saya rasa selama ini ada missing point dan pelan-pelan kita lengkapi semua," kata Iksan, Selasa (4/8).

Baca Juga: Daftar Tanggal Merah Agustus 2026, Ada Kesempatan Libur Panjang 4 Hari Cocok untuk Mengajukan Cuti

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya Iksan membangun pola kerja baru bersama manajemen dan tim pelatih. Terlebih, PSIM kini memasuki musim kedua di kasta tertinggi setelah berhasil promosi ke Super League.

 Menurut Iksan, status PSIM sebagai tim yang sudah melewati musim pertamanya di kompetisi level teratas membuat tantangan yang dihadapi semakin kompleks. PSIM tidak lagi berada dalam posisi sebagai tim promosi baru, sehingga tuntutan untuk berkembang juga semakin tinggi.

"Kami semua ingin tim ini lebih baik, apalagi ini musim kedua di Super League, PSIM bukan lagi dianggap tim baru, dan tantangannya juga makin besar," ujarnya.

Baca Juga: Program MBG Hingga KDMP Bikin Sektor Kontruksi di Kulon Progo Lesu, Dari 180 Kontraktor Hanya 66 Kontraktor Tersisa

Iksan sendiri melihat tugasnya di PSIM bukan semata sebagai pekerjaan baru di dunia sepak bola profesional. Ia menyebut kultur Jogja serta potensi besar yang dimiliki PSIM menjadi alasan dirinya merasa tertantang untuk terus berkembang.

Dia mengaku, butuh tempat pengabdian lain yang bisa membawa saya juga berkembang lagi. “Ini pengabdian baru saya, tim ini punya potensi yang sangat besar. PSIM tidak hanya punya historis panjang, tapi juga visi yang jelas dan berkelanjutan," tutur Iksan.

Baca Juga: Mulai Hidup di Asrama, Begini Potret Adaptasi Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo

Selain membangun komunikasi yang lebih terbuka, Iksan saat ini juga tengah mempersiapkan rangkaian pramusim PSIM. Laskar Mataram direncanakan menjalani sekitar tujuh laga uji coba sepanjang Agustus yang seluruhnya diarahkan berlangsung di Jogja.

Laga-laga tersebut akan disusun secara bertahap dengan menghadapi tim dari level Liga Nusantara, Championship hingga Super League. Rangkaian tersebut diharapkan membantu PSIM membangun kesiapan tim sebelum kompetisi Super League 2026/2027 bergulir. (iza/pra)

Editor : Heru Pratomo
Iksan Mahar wartawan PSIM Super League PSIM Jogja