Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengenal Executive Representative PSS Sleman Vita Subiyakti, Memulai Karier dari Startup hingga Hospitality

Rizky Wahyu Arya Hutama • Minggu, 30 November 2025 | 15:00 WIB

 

 

Executive Representative PSS Sleman Vita Subiyakti
Executive Representative PSS Sleman Vita Subiyakti

SLEMAN - Nama Vita Subiyakti tak lagi asing di kalangan pecinta sepak bola. Menjabat sebagai Executive Representative PSS Sleman, Vita kini membawa angin segar dalam manajemen klub kebanggaan Bumi Sembada. 

Namun, siapa sangka, di balik ketegasannya memimpin transformasi klub, tersimpan rekam jejak panjang yang merentan. Dia mengawali kariernya dari dunia teknologi, kuliner, hingga pemberdayaan ekonomi kreatif.

 Baca Juga: Pariwisata Lesu, PHRI Keberatan Skema UMSP: Harapkan Ada Penurunan, Bahkan Dihilangkan Tahun Depan

"Saya memulai semuanya dari dunia teknologi, tumbuh dalam lingkungan startup. Saya belajar memahami bagaimana teknologi dapat membantu bisnis berkembang," jelasnya kepada Radar Jogja Jumat (28/11).

Dulu, dia aktif dalam masyarakat industri kreatif teknologi informasi dan komunikasi Indonesia (MIKTI), sebuah ekosistem yang menjadi tulang punggung pertumbuhan industri kreatif digital tanah air. 

 Baca Juga: Viral Tumbler Hilang, KAI Daop 6 Yogyakarta Imbau Penumpang Lebih Awasi Barang Bawaan

Di sana, Vita mengaku tidak hanya terlibat dalam pengembangan talenta. Tetapi juga meyakini bahwa digitalisasi adalah kunci masa depan ekonomi nasional.

Tak sekadar teori, Vita terjun langsung membangun solusi nyata. Ia merupakan co-founder Botika.online. Sebuah startup berbasis Artificial Intelligence (AI) yang membantu bisnis meningkatkan efisiensi layanan.

Selain itu, melalui Breeze.id, Vita berhasil memperluas dukungan digitalisasi. Khususnya bagi UMKM di sektor ritel dan hospitality lewat penyediaan sistem penjualan terpadu point of sale (POS).

 Baca Juga: Inilah Efek Kelebihan Gula yang Dialami Organ Tubuh!

"Dari pemasaran digital, sistem informasi, hingga transformasi layanan, semuanya menjadi pijakan awal dalam pembangunan visi dan karakter profesional saya," beber Vita.

 

Pada 2014, insting bisnisnya melebar ke dunia hospitality. Vita melihat sektor tersebut memiliki peran besar dalam ekonomi kreatif.

Dari situlah lahir SixSenses Restaurant di Jogjakarta. Sebuah fine dining yang memadukan kehangatan budaya Indonesia dengan cita rasa Spanyol.

 

Menurut Vita, SixSenses sendiri bukan hanya tempat makan. Melainkan ruang berpengalaman, merayakan tradisi, inovasi kuliner, dan hospitality untuk segmen pasar medium ke atas. Itu juga merupakan bagian dari diplomasi budaya yang bisa menggerakkan ekonomi kreatif. 

 

Lebih jauh, komitmen Vita terhadap pemberdayaan ekonomi semakin tervalidasi melalui keterlibatannya dalam organisasi pengusaha. Bergabung dengan Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) DIY, Vita dipercaya sebagai ketua bidang pariwisata, ekonomi kreatif, dan informasi komunikasi.

 Baca Juga: Penataan Pantai Sepanjang Capai Tahap Akhir, Targetkan Seluruh Kios dengan Anggaran Rp 400 Juta Rampung Dibangun Pekan Ini

Di HIPMI, Vita fokus mendorong kolaborasi pengusaha muda. Menciptakan program inkubasi, dan memperkuat sektor UMKM sebagai pilar ekonomi daerah. Kapasitas kepemimpinannya bahkan diakui di level internasional. 

 

Aktif sebagai anggota Junior Chamber International (JCI) Jogjakarta sejak 2019, pada periode 2024/2025 Vita dipercaya mengemban amanah sebagai JCI Asia Pacific Development Officer. Di sini, dia ditugaskan khusus untuk wilayah Sri Lanka. Berkontribusi pada pengembangan kepemimpinan dan kolaborasi pemuda di kawasan Asia Pasifik.

 Baca Juga: Penataan Pantai Sepanjang Capai Tahap Akhir, Targetkan Seluruh Kios dengan Anggaran Rp 400 Juta Rampung Dibangun Pekan Ini

Vita melanjutkan, fase paling menantang dalam kariernya hadir saat ia memutuskan masuk ke industri olahraga profesional. Sebagai Executive Representative, Vita dihadapkan pada kompleksitas yang jauh berbeda dari dunia teknologi maupun kuliner.

Menurutnya, identitas kultural dan dinamika suporter fanatik. "Sepak bola itu tentang kebanggaan daerah dan harapan banyak orang. Itu kehormatan sekaligus tanggung jawab," tegasnya. 

 

Meski begitu, visinya untuk PSS Sleman sangat jelas. Dia ingin menjadikan tim kebanggaan masyarakat Sleman sebagai barometer klub sepak bola profesional di Indonesia. Yang mengedepankan mutualisme ekosistem bagi seluruh stakeholder

 

Kini, fokus utamanya adalah transformasi organisasi, digitalisasi klub, serta menyeimbangkan kepentingan seluruh elemen di dalam ekosistem PSS Sleman. (ayu/eno)

 

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#pengusaha #hospitality #Vita Subiyakti #PSS Sleman #karier #ekonomi kreatif #Executive Representative #startup #pecinta sepak bola #UMKM