Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Lebih Dekat dengan Ketua Komisi B DPRD Kebumen Saiful Anwar, Meniti Karier Politik dari Pojok Pesantren

Muhammad Hafied • Minggu, 23 November 2025 | 15:00 WIB
GIGIH: Berasal dari lingkungan pesantren, Saiful Anwar mampu membuktikan kemampuannya dan berhasil menduduki kursi ketua Komisi B DPRD Kebumen.
GIGIH: Berasal dari lingkungan pesantren, Saiful Anwar mampu membuktikan kemampuannya dan berhasil menduduki kursi ketua Komisi B DPRD Kebumen.

KEBUMEN - Sosok Saiful Anwar selalu mencuri perhatian sebagai salah satu legislator muda yang cukup progresif di Kebumen. Di usia yang masih relatif muda, Saiful telah dipercaya sebagai Ketua Komisi B DPRD Kebumen. Dia terus menunjukkan kedewasaan dalam berpikir dan berdialektika, utamanya dalam berjuang mengawal isu tentang kesejahteraan rakyat.

Di tengah konsitensi ini tidak banyak yang tahu Saiful menapaki karier politik berangkat dari lingkungan pesantren. Dia tercatat sebagai alumni Pondok Pesantren An-Nawawi, Berjan, Purworejo. Sosok pria kelahiran 11 Oktober 1989 itu telah lama menghabiskan masa remaja di pesantren. "Dari Madrasah Aliyah di Purworejo. Banyak pelajaran berharga yang saya dapatkan," kata Saiful kepada Radar Jogja Jumat (12/11).

Meski jauh dari hiruk pikuk dunia, dia membuktikan hasil pendidikan pesantren mampu bersaing dan kompetitif. Dari kultur pesantren membentuk pola pikir dan karakter pribadinya hingga saat ini. Nilai disiplin, gotong royong, keikhlasan dan budaya musyawarah selama di pesantren tertancap dalam hati dan pikirannya.

Modal tersebut yang membuat Saiful mudah membawa diri dengan berbagai elemen masyarakat. Dia tak canggung untuk berbaur meski dengan kelompok pinggiran. Dari pendidikan di pesantren, politisi PKB itu dengan mudah mengerti persoalan yang dihadapi masyarakat akar rumput. "Di pesantren itu terbiasa perbedaan pendapat. Kita sering musyawarah. Dari sini tahu karakter orang per orang. Sama ketika terjun ke politik," ucapnya.

Selain di pesantren, pria asal Desa Karangbolong, Kecamatan Buayan ini juga aktif di berbagai organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan. Sejak di bangku perkuliahan, dia dipercaya sebagai ketua Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Purworejo. Dari titik ini dia bertemu banyak tokoh dan jejaring di daerah sembari menimba ilmu. Dia sempat ditunjuk sebagai tenaga ahli (TA) anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah.

Selain sebagai aktivis mahasiswa, dia juga dipercaya sebagai Bendahara di PC GP Ansor Kebumen dan Ketua KNPI Kebumen. Lewat jejaring yang dimiliki membuka jalan panjang untuk masuk ke dunia politik. Ketekunan dan kedekatan dengan masyarakat perlahan membawa Saiful mendapatkan kepercayaan untuk maju sebagai wakil rakyat.

Di tahun 2019, dia kemudian berhasil lolos ke gedung DPRD Kebumen. "Semua ini tidak lepas doa orang tua, guru dan kerabat semua. Tanpa itu, saya bukan siapa-siapa," bebernya.

Keberhasilannya lolos dua periode sebagai wakil rayat menjadi titik penting menempuh perjalanan kariernya. Di gedung dewan sekarang dia dipercaya menduduki posisi strategis sebagai ketua Komisi B. Komisi yang fokus berkecimpung pada bidang kesehatan dan sosial, membuatnya dekat dengan kehidupan masyarakat Kebumen. "Tidak ada yang salah dalam politik. Semua boleh masuk. Terpeting bagaimana bawa manfaat dan maslahat," tandasnya. (fid/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#pesantren #GP Ansor Kebumen #pergerakan mahasiswa islam indonesia (pmii) #dprd kebumen #DPRD Provinsi Jawa Tengah #Saiful Anwar #Pendidikan #ketua komisi b #masyarakat #karier politik #Purworejo