Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Lebih Dekat dengan Sosok Suramin, Preman yang Dipercaya Jadi Kades Gemeksekti, Kebumen

Muhammad Hafied • Minggu, 28 September 2025 | 16:00 WIB

 

 

 

GIGIH: Suramin yang dulunya seorang preman, kini berhasil menjabat sebagai kepala Desa Gemeksekti sejak 2019.
GIGIH: Suramin yang dulunya seorang preman, kini berhasil menjabat sebagai kepala Desa Gemeksekti sejak 2019.

 

KEBUMEN - Drama sinetron Preman Pensiun tampaknya tidak hanya terjadi di layar kaca. Tapi juga dirasakan di dunia nyata. Kisah ini dialami Suramin, sosok kepala Desa Gemeksekti, Kebumen.

Suramin berhasil menutup kepingan masa kelam dulu dengan prestasi jabatan. Pria 49 tahun itu telah mampu membuktikan pribadi yang kala itu berlabel preman dengan sebuah pencapaian. Semua diraih dengan ketulusan niat dan tekad kuat. "Sekarang saya sebagai kades. Setiap kades tentu punya karakter, pola pikir dan kepemimpinan berbeda," ungkapnya, Jumat (26/9).

Suramin dikenal banyak orang preman terminal. Di usia remaja, dia memberanikan diri sebagai pengatur waktu bus keluar dan masuk di Stanplat Colt atau terminal dalam kota. Perjalanan kehidupan ini menuntutnya sebagai pribadi yang pemberani dan terus selalu waspada.

Sejak muda dia memang sudah terbiasa dengan kehidupan jalanan. Dulu, bahkan dia sempat berurusan dengan hukum. Tepatnya pada 2008, Suramin sempat menjalani hukuman penjara selama empat bulan. Peristiwa ini kembali terulang di 2014 dengan ancaman masa hukuman satu tahun.

Kisah ini membuat Suramin semakin dikenal masyarakat. Dia kondang di lingkungan warga terminal. Wajahnya yang garang tapi sumeh dengan tato di beberapa bagian tubuh membuat Suramin menjadi sosok yang disegani.

"Saya preman, kalau ada acara sifatnya sosial saya usahakan tetap ikut," sebutnya.

Namun cerita kelam itu kini berbanding terbalik. Dia telah menunjukkan bahwa kenakalan hidup bukan sebagai ukuran menentukan masa depan. Justru dari pengalaman hidup tersebut menjadi batu loncatan untuk terus berbuat baik.

Baca Juga: Pembuktian Jago Tandang saat Sore Hari, PSIM Jogja Menghadapi PSM Makassar di Stadion Gelora B.J. Habibie

Diceritakan, perjalanan sebagai kades karena dorongan dari tokoh dan sebagian masyarakat. Dia pun memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai kades pada 2019. Akhirnya, Suramin terpilih sebagai kades dengan mengalahkan empat kandidat lain.

Dia bersyukur, masyarakat Desa Gemeksekti mempercayai dirinya sebagai kades. Tentu bagi dia ini bukan tanggung jawab yang mudah. Namun, Suramin percaya dengan semangat gotong royong dan kesamaan tekad, maka bukan hal sulit untuk membangun desa.

"Prinsip saya, semua harus dilakukan totalitas. Lupakan masa lalu, tatap masa depan. Bagaimana bisa bermanfaat untuk masyarakat," beber Suramin. (fid)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#kebumen #gemeksekti #preman #kepala desa #Desa Gemeksekti #preman pensiun #kades #Suramin #Terminal