Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kisah Inspiratif! Fahrizal Ali Imran Sukses di Usia Muda Jualan Kripik Pisang, Punya Rumah Produksi di Kulon Progo dan 15 Karyawan

Anom Bagaskoro • Senin, 4 Agustus 2025 | 12:05 WIB

Pemuda inspiratif asal Kulon Progo Fahrizal Ali Imran.
Pemuda inspiratif asal Kulon Progo Fahrizal Ali Imran.

Untuk mencapai kesuksesan bukan tinggal diam, lantas uang menghampiri. Atau hanya menunggu takdir maupun kesempatan yang diberikan orang lain.

Sosok Pemuda asal Kulon Progo ini membuktikan, bahwa, kesuksesan itu didapatkan melalui peluang, keberanian, kerja keras, doa dan perjuangan.

Lulus kuliah 2023, pemuda ini punya usaha menjanjikan. Bahkan punya banyak karyawan dan ini sosoknya!

Pemuda tersebut adalah Fahrizal Ali Imran.

Warga Kalurahan Pengasih, Kapanewon Pengasih.

Baca Juga: Dijanjikan Cuan Hanya dengan Download Aplikasi, 1.300 Warga Kebumen Jadi Korban Investasi Bodong

Dia berhasil menciptakan peluang usaha kripik pisang di desanya.

Kata dia, semua berawal seketika mengikuti kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) saat menjadi mahasiswa di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta.

"Dulu magang di Geo Dipa, ada karyawan yang mengkonsumsi mie lidi. Dari situ saya terinspirasi," terangnya kepada Radar Jogja, Minggu (3/8/2025).

Dari itulah dia tertarik membuat mie lidi dan menjualnya.

Ternyata menguntungkan.

 Baca Juga: Komitmen Perbaikan Birokrasi, Pemkab Gunungkidul Gelar Sidak ASN di Luar Jam Istirahat

Lantas iya mencoba membuat produk lain, yaitu, kripik pisang, yang kerap ia jumpai di pasar.

Eksplorasi pengolahan pun dilakukan memakan Waktu tiga bulan untuk mendapatkan resep yang matang.

Kripik pisang yang awet tanpa pengawet buatan.

Tak berhenti sampai situ, uji coba pengolahan pisang terus dilakukan hingga menemukan formula selai.

Lantas, dia pun menggabungkan keduanya. keripik pisang berbalut selai.

Seiring berjalannya Waktu, usaha mie lidi mengalami kemunduran, hingga dirinya berhutang Rp 2 juta kepada saudaranya.

Pantang menyerah, ia pun Kembali memulai usahanya dari nol, tapi kali ini dengan produk kripik pisang.

 Baca Juga: Inflasi Gunungkidul Juli 2025 Capai 2,66 Persen: Makanan dan Perawatan Pribadi Jadi Pendorong Utama

 

Keuletan dan Jerih Payah Berbuah Manis

Usaha Rizal kembali merekah disambut hangat pembeli.

"Banyak pembeli, banyak peminat," lontarnya.

Berkat produknya yang inovatif, ternyata mampu mendongkrak pasar hingga peminatnya pun semakin bertambah.

Dia pun menggandeng pekerja.

Usaha kripik pisangnya pun kian moncer.

Teranyar, dia memiliki 15 karyawan dan punya rumah produksi sendiri.

Karyawan itu dipekerjakan mulai dari proses pengupasan pisang kepok, pengirisan, pembersihan, penggorengan, pencampuran bumbu, hingga pengemasan.

 Baca Juga: Aktivitas Gepeng, Gelandangan dan Pengemis, di Kota Jogja Masih Marak, Didominasi ODGJ dan Pengamen Lampu Merah

Rumah berukuran 10x15 meter persegi itu, menjadi tempat produksi kripik pisang.

"Tiap hari pasti pisang mentah selalu menumpuk, bisa satu ton pisang mentah sekali produksi," ungkap pemuda 24 tahun itu.

Ratusan bok kripik pisang selalu menghiasi bangunan silih berganti, siap dipasarkan ke seluruh Indonesia melalui marketplace online.

Saban bulannya, ribuan produk keripik pisang terjual ludes.

Berkat usahanya itu, pemuda yang baru lulus kuliah di akhir 2023 itu berhasil meraup puluhan juta setiap bulannya

Editor : Meitika Candra Lantiva
#upn veteran yogyakarta #pengasih #Kulon Progo #sukses di usia muda #karyawan #Jualan Kripik Pisang #Fahrizal Ali Imran #rumah produksi #KKN #kisah inspiratif