Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ibnu Sunanto Putra Asli Imogiri Bantul Sosok Inspiratif Lahirnya Berbagai Inovasi Digital Berskala Nasional

Heru Pratomo • Sabtu, 26 Juli 2025 | 14:31 WIB

 

Ibnu Sunanto Putra Asli Imogiri Bantul Sosok Inspiratif Lahirnya Berbagai Inovasi Digital Berskala Nasional
Ibnu Sunanto Putra Asli Imogiri Bantul Sosok Inspiratif Lahirnya Berbagai Inovasi Digital Berskala Nasional

BANTUL – Ibnu Sunanto, putra asli Imogiri, Bantul, adalah sosok inspiratif di balik lahirnya berbagai inovasi digital berskala nasional. 

 

Kariernya dimulai dari usaha kecil penjualan pulsa bernama Gigapulsa di kampung halamannya. 

 

Tekad, visi, dan dedikasinya membawanya mendirikan PT Bimasakti Multi Sinergi, perusahaan teknologi finansial (financial technology) yang kini berbasis di Surabaya.

Tak hanya sukses dengan satu produk, Ibnu Sunanto juga dikenal sebagai founder dari berbagai aplikasi nasional, antara lain, Speedcash (dompet digital), Fastpay (sistem pembayaran PPOB), Winpay (payment gateway), InstaQRIS (solusi QRIS mandiri untuk UMKM), Winme (penjualan online usaha simple dan sudah mempunyai system pembayaran terintegrasi), Pulsagram (platform pulsa dan voucher digital murah).

 

PT Bimasakti Multi Sinergi telah mendapatkan lisensi tertinggi dari Bank Indonesia sebagai Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJP) Kategori 1 (PJP-1). 

 

Di Indonesia, hanya sedikit perusahaan yang mengantongi lisensi ini, antara lain Speedcash, Dana, GoPay, dan OVO yang menunjukkan tingkat kepercayaan dan kapabilitas teknologi perusahaan.

Selain itu, PT Bimasakti juga dipercaya oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia sebagai mitra resmi pengelola Penerimaan Pajak Negara melalui sistem MPNG3 (Modul Penerimaan Negara Generasi Ketiga) sebuah kepercayaan besar dari negara yang hanya diberikan kepada penyedia teknologi paling kredibel dan aman.

 

Meski telah menorehkan prestasi nasional, Ibnu tetap menjunjung tinggi akar lokalnya. Sebagai bentuk bhakti terhadap tanah kelahiran, ia meluncurkan Jogjakita, sebuah aplikasi transportasi online buatan warga Jogja untuk warga Jogja.

 

“Jogjakita adalah persembahan saya untuk Jogja. Saya ingin masyarakat punya layanan transportasi digital yang ramah, adil, dan berasal dari warga Jogja sendiri,” ujar Ibnu Sunanto, Jumat (25/7/2025) saat ditemui di Imogiri.

Ibnu juga menekankan bahwa Jogjakita bukan sekadar aplikasi transportasi biasa. “Jogjakita bukan hanya aplikasi transportasi online. Ini adalah satu-satunya aplikasi transportasi di dunia yang memiliki fitur media sosial di dalamnya. Di sinilah letak keistimewaannya. Jogjakita hadir bukan hanya untuk mobilitas, tapi juga menjadi ruang komunikasi dan kebersamaan bagi warga Jogja,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, ia menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi sosial di Yogyakarta.

 

“Saya ingin berpartisipasi di Yogya, karena di Yogya angka kemiskinan mencapai 400 ribu lebih. Mungkin ini hal kecil, tetapi saya berharap bisa menjadi momentum untuk menjadikan Yogya semakin maju,” tambahnya.

Jogjakita dirancang dengan semangat gotong royong dan pemberdayaan lokal. Seluruh mitra pengemudi adalah warga ber-KTP Jogja, UMKM kuliner tidak dikenakan potongan komisi, serta banyak program sosial dijalankan, seperti pengantaran gratis anak yatim ke sekolah, bantuan air bersih, hingga dukungan untuk usaha kecil masyarakat kurang mampu.

 

Kisah Ibnu Sunanto adalah bukti nyata bahwa dari desa kecil pun, solusi teknologi nasional bisa lahir dan memberi manfaat luas. Dari Imogiri untuk Indonesia, Jogjakita hadir sebagai simbol harapan baru bahwa kemajuan digital bisa berpihak kepada rakyat dan daerah. 

Editor : Heru Pratomo
#jogjakita #Penjual #Inovasi Digital #Ibnu Sunanto #Pulsa #Imogiri