Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengenang Diplomat Arya Daru Pangayun Bantu Evakuasi WNI, Dilepas ke Pemakaman dengan Permainan Piano Sang Anak

Cintia Yuliani • Kamis, 10 Juli 2025 | 02:29 WIB

Kerabat mengusung peti jenazah Arya Daru Pangayunan, Diplomat Ahli Muda Kemenlu RI, di rumah duka di Jalan Munggur, Jomblang, Janti, Banguntapan, Bantul, kemarin (9/7).
Kerabat mengusung peti jenazah Arya Daru Pangayunan, Diplomat Ahli Muda Kemenlu RI, di rumah duka di Jalan Munggur, Jomblang, Janti, Banguntapan, Bantul, kemarin (9/7).

 

BANTUL – Suasana haru menyelimuti rumah duka di Jalan Munggur Nomor 6, Jomblang, Janti, Banguntapan, Bantul, Rabu (9/7). Diplomat ahli muda Direktorat Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Arya Daru Pangayunan, tiba sekitar pukul 15.42.

 

Setibanya di rumah duka, jenazah langsung dibawa masuk untuk disalatkan. Mengingat banyaknya pelayat yang hadir, prosesi salat jenazah dilakukan dalam beberapa kloter. Tampak keluarga, kerabat, rekan kerja, hingga warga sekitar memadati lokasi untuk memberikan penghormatan terakhir. Belasan karangan bunga berjejer di sepanjang jalan menuju rumah duka, sebagai bentuk belasungkawa.

 Baca Juga: Program Baktiku Negeriku 2025, Dorong Digitalisasi dan Pemberdayaan Desa

Direktur Perlindungan WNI Kemenlu RI, Judha Nugraha, turut hadir dan menyampaikan sambutan sebelum jenazah diberangkatkan ke tempat peristirahatan terakhir. Dalam pidatonya, Judha mengenang sosok almarhum sebagai pribadi yang penuh dedikasi dan kepedulian.

 

“Mas Daru bergabung di Kementerian Luar Negeri sejak 2014. Kami menyaksikan sendiri bagaimana ia membantu anak-anak terlantar, mengevakuasi WNI, dan selalu peduli pada sesama,” ujar Judha dengan suara bergetar menahan tangis Rabu (9/7).

 

Momen haru tak berhenti di situ. Anak kedua almarhum Alarik Almajid Pangayunan sempat mempersembahkan permainan piano sebagai bentuk perpisahan untuk sang ayah tercinta. Diketahui Alarik memiliki darah seni dari ayahnya.

 Baca Juga: Jumlah Mobil Pribadi di Gunungkidul Melonjak 10 Persen, Keberadaan Trans Jogja Jadi Solusi Transportasi Publik

Sekitar pukul 16.30, jenazah diberangkatkan menuju tempat pemakaman di Sunthen, Jomblang, Banguntapan, Bantul. Lokasi pemakaman berjarak sekitar tiga kilometer dari rumah duka.

 

"Perjalanan ke pemakaman sekitar tiga kilo arah selatan dari sini," ungkap Meta Bagus, kakak ipar almarhum.

Baca Juga: Pasca Kasus Pelemparan, KAI Daop 6 Yogyakarta Keluarkan Larangan Anak Bermain di Pinggir Rel Selama Libur Sekolah  

Prosesi pemberangkatan berlangsung penuh isak tangis dari para pelayat yang mengantar hingga jenazah dimasukkan ke dalam mobil ambulans.

 

 

Seperti diberitakan sebelumnya, Arya Daru Pangayunan ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di sebuah kamar kos di kawasan Jakarta Pusat. (cr2)

Editor : Heru Pratomo
#kemenlu #Arya daru pangayunan #Diplomat Muda #Munggur Minang