Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengenal Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman, Meniti Karir atas Restu Ibu, Kini Mengabdi di Tanah Kelahiran

Muhammad Hafied • Minggu, 6 Juli 2025 | 16:00 WIB
GIGIH: Kompol Faris Budiman yang menjabat sebagai Wakapolres Kebumen sejak Februari 2025. Meskipun terlahir di desa, dia tetepa bertekad untuk mewujudkan mimpinya masuk kepolisian
GIGIH: Kompol Faris Budiman yang menjabat sebagai Wakapolres Kebumen sejak Februari 2025. Meskipun terlahir di desa, dia tetepa bertekad untuk mewujudkan mimpinya masuk kepolisian

KEBUMEN - Di balik seragam dinas kepolisian yang tegas penuh wibawa, tersimpan kisah inspiratif anak singkong yang meraih mimpi atas restu sang ibu. Dia adalah Kompol Faris Budiman, perwira polisi putra asli Kebumen. Sosok yang dikenal sumeh ini belum lama ditunjuk menjadi Wakapolres Kebumen.

Bagi Faris, lencana Korps Bhayangkara sulit diraih jika tanpa restu dan dukungan orang tua, terutama ibu. Doa tulus ikhlas dari seorang ibu menghantarkan dirinya kini dipercaya menempati berbagai pos strategis. Termasuk jabatan mentereng saat ini tak luput dari efek positif kumpulan doa ibunda tercinta.

Sejak Februari 2025, Faris dipercaya kembali pulang ke tanah kelahiran untuk sebuah pengabdian. Mengemban tugas di Kebumen bagi Faris merupakan kebanggan tersendiri.

Selain dapat bernostalgia, dia akan lebih fokus mendampingi orang tua yang sekarang telah masuk usia senja. "Orang tua saya sudah sepuh. Alhamdulilah, sekarang tugas lebih dekat ibu. Bisa melihat langsung senyum beliau," katanya kepada Radar Jogja Jumat (4/7).

Faris lahir 16 Januari 1988 di Desa Demangsari, Kecamatan Ayah. Desa tersebut jauh dari kebisingan kota. Meski tumbuh dan besar dari lingkungan desa, Faris kecil tak pernah minder apalagi gengsi.

Dia justru mampu menunjukkan prestasi dengan mengenyam pendidikan di sekolah favorit. "Saya itu anak seorang wiraswasta. Pas kecil ikut jualan dagang orang tua. Bukan jadi soal bagi saya," kenang Faris.

Bapak dari dua anak ini dulu sekolah di SMPN 1 Kebumen, kemudian melanjutkan pendidikan di SMA Taruna Nusantara. Tekad yang kuat lalu membawa dirinya masuk Akademi Kepolisian (Akpol) pada 2006. Sejak itu, karirnya di kepolisian terus menanjak. "Tidak kebayang bisa jadi seperti sekarang. Kuncinya restu ibu," beber Faris.

Perwira polisi yang masih berusia 37 tahun itu tercatat telah mengisi berbagai jabatan strategis. Seperti Kasat Lantas Polres Karanganyar, Paur STNK Polda Jateng, Kasat Lantas Polres Magelang, Kasubbag Renmin Polda Jateng, Kasi Fasmat Polda Jateng dan kini Wakapolres Kebumen.

Bertugas di Kebumen baginya bukan hanya sekadar kembali ke tanah kelahiran. Tapi bentuk pengabdian lebih agar institusi kepolisian semakin dekat di hati rakyat. Kisah perjalanannya di kepolisan juga memuat pesan bahwa nasib seseorang tidak ada yang tahu. "Kita tidak bisa memilih lahir dari rahim siapa dan di mana. Tapi tugas setiap individu adalah terus bekerja keras dan berdoa untuk mengubah nasib," sebutnya. (fid/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#kepolisian #ibu #kebumen #akademi kepolisian #Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman #karir #Kisah Insipratif #doa #wakapolres Kebumen #akpol #tanah kelahiran