JOGJA - Seorang dosen tentu lumrah untuk melakukan berbagai aktivitas yang dinaungi oleh Tridharma perguruan tinggi. Mulai dari mengajar, pengabdian masyarakat, serta melakukan penelitian yang hasilnya kemudian dipublikasikan.
Hal tersebut secara konsisten dan proaktif juga dilakukan oleh dosen dari Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), yakni Lisendra Marbelia.
Secara akumulatif, Lisendra telah memiliki h-indeks 16 dari 33 publikasi dengan 770 sitasi. Untuk diketahui, h-indeks merupakan salah satu cara menghitung dampak dari publikasi berdasar sitasinya. h-indeks menghitung titik temu antara jumlah publikasi dan jumlah dikutip.
Angka h-indeks 16 atau sebanyak 48,4 persen dari total publikasinya ini menunjukkan bahwa hampir setengah dari total publikasi Lisendra punya dampak yang setara. Atau dapat dikatakan dari total 33 publikasi, ada 16 publikasi yang masing-masing telah dikutip minimal 16x.
"Secara garis besar saya memiliki 3 research interest, yaitu membrane technology, bioprocess engineering, dan wastewater treatment technology," katanya, Senin (12/5).
Selaras dengan research interest-nya, topik yang paling banyak dibahas yakni terkait dengan membrane fouling. Tema ini dibahas bersama wastewater treatment, magnetically induced membrane, phase inversion, membrane bioreactor, juga algae harvesting.
"Publikasi itu saya tulis bersama peneliti dari Indonesia dan berbagai negara lain. Ada 15 publikasi yang ditulis bersama peneliti Belgia, 10 dengan Malaysia, 3 dengan Brunei Darusalam, dan 3 dari Perancis," paparnya.
Disebutkan, artikelnya yang paling banyak dikutip berjudul Membrane photobioreactors for integrated microalgae cultivation and nutrient remediation of membrane bioreactors effluent, yang terbit di Bioresource Technology (Q1/h-indeks 383) tahun 2014 yang dikutip 145x. Artikel ini ditulis saat Lisendra sedang menempuh Ph.D.
Sementara itu, paper terbarunya berjudul Techno-economic analysis on community-based municipal solid waste processing facilities: A case study in Sleman Regency Indonesia yang terbit di Environmental Development (Q1/h-indeks 59) tahun 2024.
"Paper ini ditulis peneliti dari Centre of Excellence Sustainable Environment, yaitu Prof. Wiratni sebagai penulis utama, saya sebagai co-author," urainya.
Lisendra sendiri memulai karir sebagai dosen di Teknik Kimia FT UGM pada tahun 2018. Sebelumnya, ia menyelesaikan S1 di Teknik Kimia FT UGM tahun 2008 dengan tugas akhir berjudul Pra-rancangan Pabrik Zirconium Oxide dari pasir sirkon.
"Lalu pada 2011, saya menyelesaikan Master di Universidade de Aveiro, Portugal dengan tesis Chitosan based scaffold for bone regeneration," terangnya. (iza)
Editor : Heru Pratomo