Mengenal Berlian Neha Febiantika, Mahasiswi Stipram Yogyakarta: Miliki Beragam Prestasi dan Aktif di Bidang Akademik hingga Kreatif
Fahmi Fahriza• Kamis, 10 April 2025 | 05:50 WIB
Berlian Neha Febiantika.
JOGJA - Berbagai bidang baik sektor akademik maupun kreatif, secara beriringan dijalani dan dijajal oleh mahasiswi jurusan Pariwisata Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo (Stipram) Yogyakarta, Berlian Neha Febiantika.
Perempuan asal Kota Toboali, Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung ini, aktif dalam kepengurusan UKM modelling sebagai mentor public speaking, ia juga aktif sebagai talent atau model di monsterro modelling, dan juga menjadi asisten dosen, khususnya mata kuliah Tourism Antrhopology dan Philosophies.
"Terakhir saya menjabat sebagai runner-up II Duta Kampus Stipram pada periode tahun 2024," katanya pada Radar Jogja, Rabu (9/4/2025).
Pada lingkup eksternal, selain menjadi mahasiswa aktif jurusan pariwisata, Berlian ingin mendedikasikan diri, memperluas pengetahuan serta relasi, dan hingga saat ini ia masih menjabat sebagai 1st Miss Culture Tourism DIY 2024.
"Di luar itu, hobi saya menulis, berenang, catwalk, dan traveling. Kegiatan lain yang sering saya lakukan fashion show, shooting, menjadi talent dan model," paparnya.
Dalam konteks personal, perempuan yang bercita-cita menjadi pramugari dan business woman ini juga telah menorehkan berbagai prestasi.
Antara lain adalah 1st Miss Culture Tourism DIJ 2024, 2nd Duta Kampus Stipram, 3rd Dayang Bangka Selatan-Duta Wisata Bangka Selatan, Model fashion show kolaborasi antara Mister Miss Culture Tourism Yogyakarta dan Universitas Negeri Yogyakarta (Anterlayna dan Grivasha Fashionshow), Model dalam music video Youtube yang bertajuk “Gloomy Past” dan model iklan komersial isse.craft.
Ke depannya, Berlian mengaku ingin secara beriringan tetap menjalani kegiatan berbasis akademik maupun hal-hal non akademik yang sifatnya kreatif.
"Saya mau pertahankan atau meningkatkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang saat ini 3,96. Lalu saya ingin menguasai beberapa bahasa asing, khususnya Jepang dan Mandarin," tandasnya. (iza)