JOGJA - Pengalaman dan pencapaian yang berharga diraih oleh mahasiswi prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi dan Multimedia Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) Nazwa Wulan Aulia.
Nazwa berhasil lolos sebagai delegasi Indonesia dalam program Semangat Muda Indonesia (SMI) Youth Exchange. Dengan demikian, ia berkesempatan untuk belajar sekaligus eksplorasi berbagai hal baru di beberapa negara kawasan Asia.
"Kegiatannya berlangsung akhir Februari 2025 lalu, mencakup tiga negara, Singapura, Malaysia, dan Thailand," katanya, Senin (10/3).
Ia menerangkan, program pertukaran pemuda ini diselenggarakan oleh Yayasan Semangat Muda Indonesia yang berkontribusi di Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif.
Diakuinya, peserta yang mengikuti kegiatan ini harus melalui proses seleksi yang ketat hingga akhirnya terpilih 87 delegasi dari berbagai daerah di Indonesia yang berhasil lolos.
"Delegasi terdiri dari pelajar, mahasiswa, dan pekerja yang punya semangat tinggi di bidang pendidikan dan pertukaran budaya," urainya.
Lebih lanjut, Nazwa juga menceritakan pengalamannya selama di SIS, ia melihat bahwa anak-anak menyambut pembelajaran dengan antusias dan penuh semangat.
"Mereka aktif berpartisipasi di setiap sesi, terutama saat pertunjukan wayang dan bermain games yang telah disiapkan oleh para delegasi," tuturnya.
Secara garis besar, ia menekankan bahwa pengalamannya sangat berharga, karena memberinya kesempatan untuk mengasah kemampuan mengajar, berkomunikasi, serta memahami kondisi pendidikan anak-anak Indonesia di luar negeri.
"Meski ada tantangan, seperti anak yang masih kesulitan memahami materi, kami memberi pendekatan yang sabar dan komunikatif agar mereka lebih mudah mengerti," tambahnya.
Ke depannya, dengan keterlibatan dalam program ini, Nazwa berharap mahasiswa UMBY lainnya juga berani mengeksplorasi diri dan mengambil kesempatan yang ada.
"Jika kita tidak mencoba, kita tidak akan pernah tahu sejauh mana kemampuan kita. Kesempatan terbaik sering datang saat kita berani keluar dari zona nyaman," pesannya. (iza)
Editor : Heru Pratomo