JOGJA - Pencapaian yang membanggakan baru diraih oleh Aurelia Hillary Wibisono, mahasiswi prodi Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri angkatan 2022 Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) ini, berhasil terpilih sebagai Mahasiswa Berprestasi (Mapres) UAJY 2025.
Aurel, sapaannya, mengaku bangga meraih Juara 1 dalam Pilmapres UAJY 2025. Ia menyebut bahwa pencapaian ini merupakan salah satu wadah baginya untuk menginspirasi mahasiswa lain.
"Semoga ini bisa menginspirasi orang lain untuk berani menunjukkan kemampuan yang dia punya, dan berani keluar dari zona nyaman," katanya, Kamis (6/3).
Baca Juga: Kenali 6 Bulan Baik dalam Islam untuk Melangsungkan Pernikahan
Disebutkan, salah satu motivasi Aurel mengikuti Pilmapres adalah karena pengalaman sebelumnya di mana ia menjadi Awardee IISMA, dan berhasil mempertemukannya dengan berbagai mahasiswa Indonesia di Taiwan yang juga memiliki latar belakang sebagai Mawapres di universitas mereka.
"Sharing dengan mereka, saya tahu Mapres itu salah satu prestasi membanggakan. Apalagi Mapres tingkat nasional. Saya jadi berpikir untuk daftar juga," tuturnya.
Selain menjadi Awardee IISMA, saat ini Aurel juga menjadi Koordinator Asisten Laboratorium Otomasi Industri, Steering Committee Himpunan Mahasiswa Teknik Industri, dan Steering Committee Kelompok Studi Ergonomi Teknik Industri. Di tengah-di tengah kesibukan tersebut, Aurel tetap bisa mengatur waktu antara kuliah dan organisasinya.
Bagi Aurel, sulit untuk mendefinisikan arti mahasiswa berprestasi yang sesungguhnya. Menurutnya, Mapres bukan orang yang unggul secara akademik, tetapi mereka yang punya potensi untuk menginspirasi orang lain. Mereka yang mewujudkan kontribusi sosial yang nyata bagi sekelilingnya.
"Bagiku Mapres itu tidak hanya bagus dalam pikirannya saja, tetapi dalam perkataan dan perbuatannya juga," cetusnya.
Aurel berpesan bagi siapa saja diluar sana yang merasakan keraguan untuk mencoba hal-hal baru, agar tidak gentar untuk menantang batas kemampuan diri mereka.
"Ambil segala kesempatan yang ada di depan mata. Karena lebih baik kalah perang, daripada kamu tidak pernah mencobanya," pesannya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan, sebelum resmi dinobatkan sebagai Mapres terpilih, Aurel mengungkapkan bahwa ia harus melewati serangkaian proses seleksi yang panjang. Bagi Aurel, seleksi berkas merupakan proses paling menantang, karena mengharuskan para kandidat untuk menulis naskah gagasan kreatif.
"Menulis gagasan kreatif itu menuntut kita memberi ide yang tidak hanya inovatif tetapi juga realistis untuk diwujudkan. Itu tantangan tersendiri," kenangnya.
Editor : Heru Pratomo