SLEMAN - Condongcatur jadi salah satu kalurahan di wilayah Sleman yang mendapat banyak prestasi. Salah satunya, yakni dinobatkan sebagai kalurahan inovatif 2024.
Ragam pencapaian tersebut, tidak lepas dari kinerja lurah setempat. Dia adalah Reno Candra Sangaji. Reno sendiri memiliki serangkaian program kerja yang signifikan. Mulai dari program yang berkaitan dengan teknologi, sampai yang lebih menyentuh langsung ke masyarakat.
"Salah satunya program Sulapan, singkatan dari Studi Lanjut Pamong Kalurahan. Kita dorong para pamong kalurahan untuk terus belajar dan mengembangkan diri," katanya Rabu (25/12/2024).
Selain itu, ada program Senam Jumat Sehat Keluarga. “Tujuannya meningkatkan kesehatan warga dan mempererat tali silaturahmi," sambungnya.
Dalam mengimplementasikan serangkaian visinya, komunikasi yang baik dan keterbukaan selalu jadi kunci. Dalam prosesnya, Reno selalu melibatkan warga dalam setiap pengambilan keputusan.
Baca Juga: Pasang Garis Pengaman di Pantai Dewaruci, Libur Natal Kunjungan Wisatawan Naik Lima Kali Lipat
"Dari rapat rutin, musyawarah, dan forum lainnya kita manfaatkan untuk mendengarkan aspirasi warga," urainya.
Selain itu, kata Reno, juga sering diadakan kegiatan bersama, seperti kerja bakti atau kegiatan sosial. Dengan begitu, rasa memiliki dan tanggung jawab bersama akan tumbuh.
Disebutkan, salah satu program unggulan yang ada di Condongcatur adalah program pembangunan berbasis RW. Setiap RW mendapat anggaran Rp 40 juta per tahun untuk melaksanakan program pembangunan sesuai dengan kebutuhan mereka.
"Program Rp 40 juta per RT itu wujud semangat pemberdayaan masyarakat. Kami ingin warga punya inisiatif dan kreativitas membangun desanya sendiri," serunya.
"Realisasinya, setiap RW membuat usulan program, lalu kita fasilitasi pelaksanaannya. Ada yang membangun infrastruktur, pelatihan, dan sebagainya," imbuhnya.
Dalam praktiknya, program ini sangat efektif karena langsung menyentuh masyarakat di tingkat paling bawah.
"Lalu ada program Green Kayen yang juga menarik, karena kita mengembangkan potensi wisata alam yang ada di wilayah kita," sebutnya.
Ia menambahkan, program yang juga cukup unik dimiliki Condongcatur bernama Selasa Melayani semua, Mudah dan Terpadu (Semanis Madu). Inti dari program ini adalah memberi pelayanan publik yang mudah, cepat, dan terpadu.
"Kami bekerja sama dengan berbagai instansi untuk menghadirkan berbagai layanan di satu tempat," lontarnya.
Ia merinci manfaat program Semanis Madu antara lain adalah memudahkan masyarakat, yakni warga tidak perlu lagi bolak-balik ke berbagai kantor untuk mengurus keperluan administrasi.
Selanjutnya, program ini juga bermanfaat meningkatkan efisiensi, agar proses pelayanan menjadi lebih cepat dan efektif. Hingga, meningkatkan transparansi, agar semua proses pelayanan dilakukan secara terbuka dan dapat dipantau oleh masyarakat.
"Di program ini kami libatkan masyarakat luar, seperti LSM dan dunia usaha, untuk memberikan dukungan dan kontribusi dalam program ini," ulasnya.
Misalnya, LSM bisa membantu dalam memberi pelatihan pada masyarakat, sedangkan dunia usaha bisa memberikan bantuan berupa sarana dan prasarana.
Baca Juga: Pasang Garis Pengaman di Pantai Dewaruci, Libur Natal Kunjungan Wisatawan Naik Lima Kali Lipat
"Kami akan terus kembangkan program Semanis Madu dengan melibatkan lebih banyak pihak dan memperluas jangkauannya," tandasnya. (iza)
Editor : Sevtia Eka Novarita