Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Lebih Dekat dengan Cluster GM Ramada by Wyndham & Wyndham Garden Rio Mahendra, Ingin Taklukkan Surabaya

Fahmi Fahriza • Rabu, 25 Desember 2024 | 15:00 WIB

 

Rio Mahendra (Cluster General Manager Ramada by Wyndham & Wyndham Garden)
Rio Mahendra (Cluster General Manager Ramada by Wyndham & Wyndham Garden)
 

JOGJA - Sudah lebih dari 20 tahun Rio Mahendra berkecimpung di industri perhotelan dan hospitality. Ia telah menjalani karier di berbagai properti dan kota di Indonesia.

Pria berusia 45 tahun ini pada awal Desember lalu atau kurang dari satu bulan resmi menjabat Cluster General Manager di Ramada by Wyndham and Wyndham Garden. Lokasinya di Jalan Magelang Km 14, Jetis, Caturharjo, Sleman.

 Sebelumnya, Rio banyak berkarier di seputaran Jabodetabek, antara lain, Bogor, Gading Serpong, Tangerang, Cikarang, hingga Kemang. "Saya pernah di Medan, hingga Makassar," katanya kepada Radar Jogja Selasa (24/12/2024).

Disebutkan, bekerja di industri perhotelan merupakan cita-cita yang dipegangnya sejak muda. Secara spesifik ia tahu dan meyakini betul bahwa industri ini yang ideal untuk dirinya.

 "Keinginan bekerja di industri perhotelan datang dari pencarian saya sendiri. Latar belakang orang tua saya sendiri pegawai," tutur lulusan Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung ini.

Cita-citanya sejak muda itu terus ia jaga, dibarengi peningkatan kompetensi diri yang terus dilakukan. Sebagai seorang individu, Rio mengaku cukup workaholic dan punya serentetan mimpi, baik berjangka panjang maupun pendek.

"Kerja harus fokus dan sungguh-sungguh. Saya selalu berusaha bekerja lebih keras dan push diri sendiri. Saya suka dapat ide tengah malam dan biasanya saya catat, lalu diskusi dengan staf saat pagi hari. Itu sering terjadi,"  ungkapnya.

Dalam karirnya, Rio mengaku masih memiliki beberapa mimpi dan keinginan. Salah satunya bisa berkarir dan menaklukkan Kota Surabaya. Baginya, kota pahlawan itu cukup menarik untuk dijajaki. Ia belum pernah mendapat pengalaman itu. "Surabaya kota yang cukup besar. Dari segi industri juga maju, saya ingin coba ke sana suatu saat,"  bebernya.

Selain itu ia juga memimpikan untuk bisa memiliki sekaligus mengelola properti sendiri. Hal itu jadi salah satu mimpi yang terus diupayakan. "Punya properti sendiri itu sebagai aktualisasi diri dan bekal untuk masa pensiun nanti," lontarnya.

Untuk pensiun, lanjutnya, dia ingin memboyong keluarganya dan tinggal di Malang atau Solo. "Kotanya tidak hectic, cuaca enak, living cost-nya juga murah,"  urainya.

Sembari menjaga dan mengupayakan ragam mimpi itu, ia mengaku sangat menikmati dinamika pekerjaannya saat ini. Kendatipun memiliki kesibukan yang padat, Rio masih bisa dan selalu meluangkan waktu untuk hobinya.

Diakui, hobi yang intens dilakukannya adalah bersepeda. Bukan saja bersepeda dalam kota, ia suka bersepeda dengan jarak puluhan kilometer. "Gowes rutin setiap weekend. Paling jauh bersepeda 100 km. Atau biasanya kalau weekend itu kisaran 20-40 km," terangnya.

Hobi bersepeda itu, baginya salah stau cara untuk menjaga badan agar tetap fit dan menjaga work life balance. "Selain itu, saya hobi minum dan eksplorasi kopi,"  tandasnya. (iza/laz)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#jetis #bogota #Sekolah Tinggi Pariwisata #PROPERTI #tangerang #perhotelan #Cluster General Manager #Sleman #cikarang #Jabodetabek #gading serpong #Ramada by Wyndham and Wyndham Garden #Caturharjo #kemang #workaholic #bandung #industri #medan #Rio Mahendra #Jalan Magelang #makassar #Indonesia