Mengenal Mahasiswi FH UMY Aisyah Putri Irawan, Belajar Bahasa Isyarat Amanat Peraturan Pemerintah
Fahmi Fahriza• Sabtu, 30 November 2024 | 01:05 WIB
Photo
JOGJA - Bidang pemberdayaan, utamanya pada teman-teman disabilitas, jadi hal yang ditekuni oleh mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) angkatan 2022, Aisyah Putri Irawan.
"Secara pribadi saya tertarik pada isu pemenuhan hak teman-teman penyandang disabilitas," katanya pada Radar Jogja, Kamis (28/11).
Bentuk kepedulian itu, ditunjukkan Aisyah dengan beberapa hal. Mulai dari ikut volunteer bersama teman-teman tuli, sekaligus untuk belajar bahasa isyarat.
"Kebetulan saya punya kakak teman Tuli dan berkuliah, mereka sedikit kesulitan saat kelas teori dan butuh Juru Bahasa Isyarat sendiri," ungkapnya.
Aisyah menyadari, ruang inklusivitas bagi teman-teman disabilitas belum sepenuhnya masif. Sehingga ia menekankan, sekaligus mengajak orang-orang untuk mengupayakan penyandang disabilitas agar bisa mendapat hak yang setara, salah satunya teman Tuli tersebut.
"Itu ada Peraturan Pemerintah (PP) nomor 13 tahun 2020 tentang akomodasi yang layak untuk peserta didik penyandang disabilitas, pasal 15 poin F," ulasnya.
Dalam peraturan tersebut, kata Aisyah, jika pendidik tidak mampu berkomunikasi dengan bahasa isyarat, maka kampus wajib menyediakan pendampingan, berupa juru bahasa isyarat bagi mahasiswa penyandang disabilitas Tuli.
"Saya juga mencanangkan untuk mengadakan kelas inklusif, ruang belajar untuk semua," papar perempuan yang bercita-cita menjadi Notaris ini.
Salah satu alasannya mengadakan kelas inklusif bagi penyandang disabilitas, atau mengadakan pelatihan-pelatihan soal kedudukan penyandang disabilitas di mata hukum adalah, agar mereka dapat terpenuhi Hak-haknya sebagai penyandang disabilitas.
"Selain itu juga mengedukasi masyarakat secara umum," imbuh perempuan asal Kolaka, Sulawesi Tenggara ini.
Dalam konteks lain, Aisyah juga aktif berorganisasi. Tercatat, ia adalah bagian dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FH UMY, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Law School Debate Community (LSDC) FH UMY, dan juga ikatan Duta Kampus UMY.
"Di samping itu, saya punya hobi memasak, dan suka sekali kegiatan volunteer zeperti mengajar ngaji di TPA, dan kegiatan sosial bersama teman-teman disabilitas itu," serunya.
Dalam periode beberapa bulan ke depan, ia memiliki target untuk bisa mengenalkan budaya Indonesia pada masyarakat Arab Saudi, melalui program kerja kuliah kerja nyata (KKN) International.
"KKN itu insyaallah akan saya laksanakan di awal tahun depan," ucapnya (iza).