JOGJA - Striker asing PSIM Jogja Rafael de Sa Rodrigues tak sekadar pemain sepak bola yang haus gol di lapangan. Pemain asal Brasil yang sering dipanggil Rafinha ini ternyata mengagumi keindahan alam Jogjakarta, hobi main game, hingga kemampuan memasaknya yang menjadikan dia semakin dekat dengan keluarga dan penggemarnya.
Rafinha tak hanya seorang pemain sepak bola yang berbakat, tetapi juga pribadi yang ramah, sederhana, dan memiliki banyak minat. Kombinasi antara profesionalisme di lapangan dan kepribadian yang menyenangkan sering membuat Rafinha semakin dicintai para rekan-rekannya, bahkan para penggemar PSIM Jogja.
Rafinha sendiri mengaku sangat senang bisa tinggal di Jogjakarta. Sebab pemain bernomor punggung 91 sangat menikmati semua sisi yang ada di Kota Pelajar ini bersama keluarganya.
Saat libur latihan, pemain yang mencatatkan namanya sebagai top skor sementara di Liga 2 musim 2024/2025 ini sering melakukan jalan-jalan bersama keluarganya untuk menikmati keindahan alam di Pantai Indrayanti, Gunungkidul.
"Saya suka pantai di sini. Selain itu orang-orang di Jogjakarta juga juga sangat kekeluargaan dan mereka baik untuk dijadikan teman," katanya usai latihan, Sabtu (23/11).
Selain menikmati keindahan alam di Jogjakarta ini, Rafinha juga mengisi waktu luangnya dengan bermain game. Menariknya, pemain asal Brasil ini bahkan sempat main bareng (mabar) game online dengan suporter PSIM Jogja yang hingga kini menjadi teman baiknya.
"Benar, saya suka bermain game FIFA dengan salah satu suporter. Tapi saya lupa namanya, karena kami main di online. Saya sering sekali main dengan dia. Kami tidak main setiap hari, tapi seminggu. Mungkin tiga kali atau empat kali. Sekarang kami jadi teman baik," jelasnya.
Tak hanya itu, di balik penampilannya yang garang di atas lapangan, Rafinha juga memiliki kemampuan memasak yang cukup baik. Ayah dua anak ini mengungkapkan sering memasak spagheti, lasagna, dan masakan daging dari Brasil.
"Saya belum punya makanan lokal favorit di sini, karena saya lebih suka masak sendiri. Saya juga belum banyak mencoba makanan lokal, cuma beberapa kali itu saya nyoba sate. Tapi untuk makanan lokal lain belum, nanti di kesempatan lain saya akan coba," ungkapnya.
Rafinha merupakan salah satu dari tiga pemain asing yang didatangkan Laskar Mataram pada awal musim 2024/2025. Keberadaan Rafinha di PSIM tidak hanya memberikan kontribusi positif bagi tim saat di lapangan. Tapi juga tingkah jenakanya yang kadang sering membuat nyaman rekan-rekan pemain yang lain di luar lapangan.
Rafinha tercatat sudah membukukan delapan gol untuk PSIM Jogja. Pencapaian itu membuatnya menjadi top skor sementara pada putaran pertama kompetisi Pegadaian Liga 2 musim 2024/2025 lalu.
Pencapaian Rafinha ini jauh meninggalkan top skor PSIM musim lalu, Risman Ariyanto Maring atau Ari Maring. Pemain asal NTT ini berhasil mengoleksi lima gol saat berseragam Laskar Mataram.
"Target saya tentunya mau kemenangan, bisa konsisten menjadi top skor dan membawa PSIM ke Liga 1," ujarnya. (laz)
Editor : Heru Pratomo