Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengenal Atlet Paralimpiade Qonitah Ikhtiar Syakuroh Ingin Terus Harumkan Indonesia lewat Badminton

Adib Lazwar Irkhami • Sabtu, 9 November 2024 | 15:50 WIB
SEMANGAT: Pemain asal DIJ Qonitah Ikhtiar Syakuroh tampil pada hari pertama FOX’S Indonesia Para Badminton International 2022 di GOR Amongrogo, kemarin (23/8). Dia mengalahkan tunggal putri SL3 asal India, Neeraj dengan skor 2-0.(ELANG KHARISMA DEWANGGA/R
SEMANGAT: Pemain asal DIJ Qonitah Ikhtiar Syakuroh tampil pada hari pertama FOX’S Indonesia Para Badminton International 2022 di GOR Amongrogo, kemarin (23/8). Dia mengalahkan tunggal putri SL3 asal India, Neeraj dengan skor 2-0.(ELANG KHARISMA DEWANGGA/R

 

 

 

 

JOGJA - Hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 November tidak selalu dimaknai untuk mengenang para pejuang di masa kemerdekaan dulu. "Pahlawan masa kini" bisa disematkan untuk orang-orang yang berjasa membawa harum nama daerah dengan berkiprah di tingkat nasional maupun mendunia. Radar Jogja kali ini menampilkan "Pahlawan Masa Kini" di bidang olahraga.

 

Salah satu atlet penyandang disabilitas kebanggan Jogjakarta adalah Qonitah Ikhtiar Syakuroh. Ia merupakan atlet para bulutangkis yang juga berhasil mengharumkan nama Indonesia di ajang-ajang internasional.

Atlet asal Kabupaten Kulonprogo ini memulai debut internasionalnya di Pesta Olahraga Difabel Asia Tenggara 2022, Surakarta, Jawa Tengah. Saat itu, atlet kelahiran 29 Desember 2001 ini berhasil meraih medali emas di nomor ganda putri SL3–SU5 bersama Warining Rahayu.

 Qonitah juga pernah berlaga di ajang internasional lainnya seperti Pesta Olahraga Difabel Asia Tenggara tahun 2023 yang diadakan di Kamboja. Kemudian Pesta Olahraga Difabel Asia tahun 2022 di Hangzhou, Tiongkok. Lalu, Pesta Olahraga Kemampuan Dunia tahun 2023 di Nakhon Ratchasima, Kejuaraan Dunia di Pattaya tahun 2024. Terakhir, Paralimpiade Paris 2024 di mana ia mempersembahkan medali perak untuk Indonesia.

Qonitah mengaku dulu awalnya tidak punya ekspektasi dan gambaran bisa mengikuti dan berpartisipasi di ajang-ajang internasional itu. Sebab, dulu atlet asal Bumi Binangun ini tidak memiliki basic olahraga dan harus memulai perjuangannya dari nol.

"Bagi saya, hal itu merupakan perolehan yang sangat luar biasa dan perjuangannya memang tidak mudah. Karena dulu untuk berlatih badminton dari nol. Ini saya juga harus menempuh jarak yang sangat jauh," jelasnya kepada Radar Jogja Jumat (9/11).

Untuk saat ini, secara pribadi Qonitah mengaku bangga bisa membawa nama baik Indonesia, terutama Jogjakarta, dan khususnya Kabupaten Kulonprogo karena bisa tampil di ajang-ajang internasional. Menurutnya hasil itu merupakan timbal balik yang sudah terbayarkan dari usaha yang sudah ia lakukan selama ini. "Tentunya ini sebuah kebanggaan yang luar biasa," lontarnya.

Kendati sudah berhasil membawa nama Indonesia untuk tampil di ajang-ajang internasional itu, Qonitah sendiri mengaku belum berpuas diri. Ia tetap berharap ke depan bisa ikut berpartisipasi ke ajang-ajang internasional sehingga bisa membanggakan nama baik Indonesia di kancah internasional.

"Jangan pernah takut mencoba, karena kita tidak tahu ada apa keahlian dan skill apa yang tersembunyi di dalam diri kita tanpa kita gali," ungkapnya. (ayu/laz)

 

Editor : Heru Pratomo
#Qonitah Ikhtiar Syakuroh #Kulon Progo #paralimpiade #prestasi #badminton #hari pahlawan