Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengenal Alumni UNY Abdullah, Buka Bengkel Kendaraan Listrik, Molis Belum Beredar di Indonesia Sudah Berani Promosi

Khairul Ma'arif • Kamis, 7 November 2024 | 14:50 WIB

 

Abdullah Buka Bengkel Kendaraan Listrik di Bantul
Abdullah Buka Bengkel Kendaraan Listrik di Bantul
 

BANTUL - Awalnya wirausaha dengan menjadi tukang servis dan jual beli laptop bekas sejak 2009. Pandemi Covid-19 lalu membuat Abdullah rugi ratusan juta rupiah hingga dengan modal nekat beralih ke bengkel kendaraan listrik. Ketika itu para penggunanya masih sedikit.

 

Bengkel kendaraan listrik di DIJ bisa dibilang belum banyak ditemui. Tidak seperti bengkel motor atau milik pribadi yang jumlahnya menjamur.  Abdullah menjadi satu di antara segelintir orang yang menggeluti usaha bengkel kendaraan listrik.

Terletak di Wirokerten, Banguntapan, ia sudah hampir empat tahun terakhir bengkelnya beroperasi. Hanya memanfaatkan ruangan di samping dan belakang rumah istrinya yang tidak begitu luas, sudah cukup menjadi sumber pendapatannya sehari-hari.

"Pandemi Covid-19 usaha laptop tumbang. Putar otak hingga akhirnya membuka usaha perbaikan kendaraan listrik ini," ungkap Abdullah saat ditemui Radar Jogja kemarin (6/11).

Pria 36 tahun ini menceritakan, usaha laptopnya bergerak di bidang jual beli dan servis. Saat itu tumbang bukan karena sepi peminat dan pembeli, melainkan  momen pagebluk menjadikan permintaan terhadap jual beli laptop bekas sangat tinggi. Namun saat itu karena sulit memenuhi kebutuhan pasar, akhirnya malah menjadi buah simalakama baginya.

 Sulitnya memenuhi kebutuhan pasar karena supliernya sangat minim, sehingga menimbulkan persoalan baru. Dia menuturkan, akhirnya pragmatis dalam menjalankan usaha jual beli laptop bekasnya untuk memenuhi kebutuhan pasar. "Laptop yang tadinya tidak layak dijual dipoles agar tetap bisa seperti baru. Saya tidak nyaman secara nurani berjualan seperti itu, sehingga diputuskan saya tutup,"  tambahnya.

Menurutnya, meskipun menutupnya tetapi sumber daya manusianya tetap dipertahankan untuk membuka usaha barunya, menjadi bengkel kendaraan listrik. Ketika dibuka, langsung memasang plakat menerima bengkel mobil listrik (molis). Padahal ketika itu mobil listrik belum beredar di Indonesia.

Berawal dari situ akhirnya apapun kendaraan listrik diterima untuk memberikan jasa perbaikan. "Berawal dari situ mulai menemukan pasar. Pada 2020 motor listrik belum banyak, tetapi tempat servisnya belum ada, sehingga saat kami buka langsung banyak,” tuturnya.

Abdullah mengungkapkan, sekarang penjualan motor listrik dilakukan tetapi fasilitas servisnya masih minim. Menurutnya, motor listrik yang mengalami kerusakan spesifik seperti kabel putus digigit tikus, itu sangat sulit difasilitasi garansi motor listrik.

Baca Juga: Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, KAI Daop 6 Yogyakarta Lakukan Cek Lintasan Kereta hingga Siapkan Pos Pantauan Khusus

Kekosongan itulah yang coba diisi Abdullah, lulusan UNY ini. Sekarang usaha bengkel kendaraan listrik yang dijalankannya sudah dapat berjalan optimal. Pelanggan yang servis di tempatnya setiap hari selalu ada.

Disinggung omzet yang didapatkan, dia enggan menyampaikan. “Intinya cukuplah buat gaji karyawan,” bebernya.

Peralihan dari servis laptop ke kendaraan listrik tidak selalu mudah, meskipun beberapa aspek memiliki kesamaan. Sejumlah bagian seperti sistem control dan baterai yang harus dipelajari dari awal lagi. Pijakan membuka bengkel kendaraan listrik hanya berlandaskan hobi saja, tidak lebih karena ikut komunitas kendaraan listrik.

Lulusan Jurusan Pendidikan Elektronika UNY ini memang sejak SMK sudah membuka usaha perbaikan alat elektronik, mulai televisi, radio dan lainnya. Keahliannya itu karena di SMK dipelajari, ditambah kondisinya ekonomi menengah ke bawah sehingga harus nyambi mencari pendapatan.

"Sekarang kebanyakan dari anak PKL SMK dan tetangga kanan dan kiri, karena putus kerja gegara Covid-19,” ucapnya. (laz)

 

Editor : Heru Pratomo
#kendaraan listik #pandmei Covid-19 #Wirokerten #motor listrik #Banguntapan #Bantul #abdullah #laptop