Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengenal GKR Condrokirono, Putri Sultan HB X Nomor Dua Ini Ternyata Juga Hobi Merawat Tanaman

Meitika Candra Lantiva • Rabu, 23 Oktober 2024 | 23:43 WIB
Mengenal GKR Condrokirono, Putri Kedua Sri Sultan Hb X.
Mengenal GKR Condrokirono, Putri Kedua Sri Sultan Hb X.

RADAR JOGJA – Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Condrokirono yaitu putri kedua dari Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Ratu Hemas.

Ia lahir dengan nama Raden Ajeng Nurmagupita pada 2 Februari 1975, sebagai salah satu anggota keluarga Keraton Yogyakarta, GKR Condrokirono memiliki peran yang signifikan, terutama dalam menjaga tradisi dan menjalankan berbagai fungsi administrasi di dalam keraton.

GKR Condrokirono, putri kedua, menjabat sebagai Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura, yamh berfungsi seperti sekretariat Negara Keraton Yogyakarta.

Saat ini, komunikasi antara keraton dan pihak luar dijalankan melalui satu jalur.

Semua korespondensi, termasuk surat-surat yang ditujukan ke unit-unit yang lebih kecil seperti kawedanan atau tepas, harus melalui Panitrapura sebelum didistribusikan.

Dalam peran ini, GKR Condrokirono, yang lahir dengan nama Raden Ajeng Nurmagupita, berperan seperti seorang manajer utama yang harus memahami segala hal yang terjadi di dalam keraton.

"Kenapa begitu? Agar saya bisa melaporkan secara utuh apa yang terjadi. Saya yang bertanggung jawab langsung ken ngarsa Dalem," jelasnya.

Perempuan yang akrab dipanggil Gusti Kirono ini menghabiskan masa kecilnya di kompleks perumahan Pabrik Gula Madukismo.

Seperti anak-anak lain di daerah tersebut, ia sering bermain di sekitar lori dan nglorot, atau memungut tebu.

Berdasarkan informasi dari laman Keraton Jogja, GKR Condrokirono selalu memiliki hubungan dekat dengan saudari-saudarinya, meskipun terkadang berselisih dengan GKR Maduretno.

Selain itu, GKR Condrokirono mengaku sering mengikuti kakaknya, GKR Mangkubumi, karena merasa kehidupan kakaknya lebih menarik.

Baca Juga: Prediksi Atalanta vs Celtic Liga Champions Rabu 23 Oktober Kick Off 23.45, H2H dan Susunan Pemain, Siapa Pemenangnya?

Perempuan yang pernah bersekolah di SMA Bopkri 1 ini juga mewarisi kegemaran merawat tanaman dari ayahnya, Ngarsa Dalem.

Di luar aktivitasnya di keraton, GKR Condrokirono juga aktif dalam bidang perlindungan perempuan dan anak-anak.

Perempuan yang memiliki minat dalam dunia kuliner ini menjabat sebagai direktur LSM Rekso Dyah Utami dan pengawas di Lembaga Perlindungan Anak.

Selain itu, ia turut membantu rekan-rekannya dalam menangani anak-anak terlantar dan korban kekerasan.

Selama dua periode, GKR Condrokirono memimpin Karang Taruna DIY, dan di bawah kepemimpinannya, organisasi tersebut berhasil mempertahankan prestasi sebagai juara nasional.

Lulusan Charles Sturt University, Australia ini melihat masih banyak hal yang perlu dikerjakan di bidang kepemudaan melalui karang taruna.

Ia juga merasa prihatin melihat generasi muda kurang menjaga kebudayaan mereka, termasuk penggunaan bahasa daerah. (Azka Fahreza Antoni Putra)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Hobi Merawat Tanaman #Raden Ajeng Nurmagupita #Putri Sultan HB X #Keraton Yogyakarta #lembaga perlindungan anak #keraton jogja #Karang Taruna DIY #GKR #GKR Condrokirono #Mengenal #nomor dua