Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dua Periode Jadi Menteri Jokowi, Kini Masuk Kabinet Merah Putih, Ternyata Pratikno Kerap Sempatkan Waktu Mengajar dan Bimbingan Skripsi Mahasiswa UGM

Fahmi Fahriza • Selasa, 22 Oktober 2024 | 21:50 WIB

 

Foto rombongan sekretariat Departemen Politik dan Pemerintahan UGM saat diterima oleh Mensesneg Pratikno di kantornya
Foto rombongan sekretariat Departemen Politik dan Pemerintahan UGM saat diterima oleh Mensesneg Pratikno di kantornya
RADAR JOGJA - Pratikno jadi salah satu nama yang kembali masuk ke jajaran kabinet sebagai Menteri.

Mantan rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) itu sebelumnya sudah menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama dua periode.

Kini Pratikno kembali menjabat di kabinet Merah Putih yang dipimpin oleh presiden Prabowo Subianto.

Pada Minggu (20/10) lalu, secara resmi diumumkan bahwa Pratikno ditunjuk sebagai Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) periode 2024-2029.

Secara umum, Pratikno memang telah memiliki rekam jejak yang mentereng, baik dalam konteks akademik maupun pemerintah.

Namun, ada beberapa hal personal soal Pratikno yang mungkin belum banyak diketahui publik.

Ketua Departemen Politik dan Pemerintahan UGM sekaligus Kolega Pratikno, Dr. Abdul Gaffar Karim mengungkapkan.

Sebagai individu, Pratikno memiliki sifat yang hangat dan perhatian.

"Sosok beliau itu warm atau hangat ke orang lain, kerap memberi perhatian dan sebagai individu sangat helpful," katanya pada Radar Jogja, Selasa (22/10).

Gaffar menuturkan, ia sudah cukup lama kenal dengan Pratikno.

Apalagi, keduanya juga datang dari departemen yang sama di UGM.

"Dia senior saya, kami kenal cukup lama sejak beliau jadi dosen, lalu jadi dekan, menjadi rektor hingga menteri," ungkapnya.

Diakuinya, kendatipun sudah memiliki jabatan kelas atas sebagai menteri, Pratikno adalah orang yang sangat cair, secara sifat diakuinya juga tidak banyak berubah, baik sebelum atau sesudah menjabat.

"Untuk menghubungi beliau itu tidak susah. Beliau selalu menjaga kedekatan dan relasi dengan semua orang, kalau kolega butuh, dia juga senantiasa membantu," paparnya.

"Misal beliau di Jogja, saya dan teman-teman kerap diundang ke rumahnya. Beliau sajikan durian sampai menawari kopi, tidak ada ajudan atau protokoler, santai saja orangnya," imbuhnya.

Bahkan, Gaffar menyampaikan, bahwa sampai saat ini Pratikno juga masih mengampu mata kuliah, hingga membimbing skripsi untuk mahasiswa S1.

"Kami masih pegang kelas bersama di S1, itu permintaan beliau dari dulu untuk tetap mengajar. Yakni mata kuliah engantar studi pemerintahan semester 1," ujarnya.

Disebutkan, keinginan Pratikno tetap mengajar para mahasiswa tersebut jadi tanggungjawab yang memang enggan ia lepaskan.

Namun, untuk saat ini memang hanya bisa mengajar di S1, karena rasionalisasi waktu dan kesibukannya sebagai menteri.

"Beliau masih bimbing skripsi S1 mahasiswa juga. Untuk semester ini belum ketemu waktunya, jadi online, tapi biasanya hadir ke kelas juga," lontarnya.

Secara personal, Gaffar mengungkapkan bahwa ia masih cukup intens untuk menjalin komunikasi dengan Pratikno. Karena alasan jarak, komunikasi yang dijalin lebih banyak bersifat online.

"Kalau ketemu langsung itu kurang lebih 3 pekan lalu, saya ke Jakarta ketemu di kantor beliau," tandasnya.

Editor : Bahana.
#UGM #Rektor UGM #pratikno #Bimbingan #Kabinet Merah Putih