RADAR JOGJA – Seniman Hadi Soesanto alias Hasoe tidak bisa dilepaskan dari dangdut. Ia mengiringi banyak penyanyi perempuan yang tergabung di Hasoe Angels dari panggung ke panggung.
Hasoe Angels diakui memang punya kelebihan dari sisi fisik dan wajah. Orang mungkin menyebutnya seksi, tapi Hasoe sendiri menyebutnya proporsional.
Salah satu Hasoe Angels andalan, Riris Arista, kini mulai melebarkan sayapnya di luar industri hiburan lokal dengan memulai bisnis kuliner mi ayam.
Riris mengaku menyiapkan bisnisnya ini sejak satu tahun terakhir. Dalam setahun itu, ia mencoba meracik resep mi ayam supaya pas di lidah. “Aku siapin dulu, mencoba beberapa kali sampai rasanya bener-bener ketemu dan enak,” katanya saat ditemui Radar Jogja, Jumat (11/10/2024).
Baca Juga: Mengenal Buku Paling Kontroversial, Misteri Kitab Malleus Maleficarum
Selain tetelan, juga terdapat topping lain, yakni bakso dan ceker. Menu lain yang menjadi andalan adalah es campur.
Karena topping tetelan menjadi andalan, Riris menamai warungnya ini “Mie Ayam Bagong, Special Mie Ayam Tetelan”. Nama “Bagong” sendiri dipilih karena Riris terinspirasi dari salah satu anggota Punakawan itu. Menurutnya, karakter Bagong adalah pribadi yang jenaka dan kaya ide. “Makanya terus di tembok dalem warung aku kasih lukisan ada Punakawan, termasuk Bagong,” jelas perempuan 31 tahun ini.
Lokasi warung sendiri berada di Dusun Surobayan, Kalurahan Argomulyo, Sedayu, Bantul. Rumah milik ayah Riris itu disulap menjadi warung makan.
“Karena rumah bapak ini sudah lama kosong nggak ditempatin, ya sudah akhirnya ini dipakai untuk usaha ini,” kata Riris.
Dalam kegiatan operasional, Riris dibantu oleh sang ibu menjalankan bisnis kuliner ini. Ia mengaku, dari sang ibulah dirinya mendapat resep meracik mi ayam.
“Ke depan pengen buka cabang di tempat lain, nggak cuma di sini aja,” harapnya. (tyo)