Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengenal Duta GenRe DIY Arina Binti Adhima, Jadi Wadah Meminimalisasi Masalah Remaja

Fahmi Fahriza • Sabtu, 7 September 2024 | 03:35 WIB
Mahasiswi UII Arina Binti Adhima
Mahasiswi UII Arina Binti Adhima
 
RADAR JOGJA - bidang pendidikan, kesehatan, hingga kesejahteraan sosial jadi hal yang disukai dan beberapa tahun terkahir cukup intens dilakukan oleh mahasiswi jurusan psikologi Universitas Islam Indonesia (UII) angkatan 2022 Arina Binti Adhima.
 
Selain berkuliah, Arina banyak terlibat di hal-hal berbasis sukarelawan maupun pengabdian. Seperti menjadi Duta Generasi Berencana (GenRe) tingkat DIJ tahun 2024, Konselor sebaya di pusat informasi dan konseling mahasiswa UII (PIK-M AUSHAF), hingga menjadi relawan mengajar dan Human Resource Development (HRD) Komunitas Sekolah Marjinal (KSM) DIJ.
 
"Aku sangat bersyukur jadi Duta GenRe, itu jadi salah satu wadah untuk memberi ruang guna meminimalisasi masalah remaja, khususnya di DIJ," katanya pada Radar Jogja, Kamis (5/9).
 
Baca Juga: Sama-Sama Bikin Repot, Sulit Dapat E-Materai Solusinya Bisa Kirim LHKPN Balon Pilkada ke KPK
Baca Juga: Gubernur DIY Hamengku Buwono X Racik Kopinya Sendiri bak Barista Profesional saat Pembukaan Jogja Coffee Week 2024 di JEC
Baca Juga: Lembaga Sosial Keagamaan Diberi Hibah Rp 9 Miliar, PC NU Kebumen Dapat Rp 2 Miliar
 
Arina menekankan, kepeduliannya tersebut tidak datang tanpa sebab, diakuinya selama hidup ia banyak melihat dan mengamati ada kenakalan remaja, kekerasan, isu kesehatan fisik dan mental, hingga keterbatasan akses pendidikan di kalangan seusianya.
 
"Aku menaruh perhatian khusus dengan kondisi ini, dengan mengikuti kegiatan volunteer bidang kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan sosial," tuturnya.
 
Dedikasinya, Arina buktikan dengan turut aktif dalam kegiatan pengabdian diri di lingkungan luar kampusnya, khususnya menjadi relawan mengajar untuk anak-anak jalanan yang termarjinalkan, dan belum mendapatkan akses pendidikan di beberapa daerah di Jogja. 
 
Selain itu, ketertarikan lain dalam bidang kesehatan fisik dan mental, salah satunya diawali Arina setelah diberikan ruang dan kesempatan untuk menjadi peer counselor di PIK-M AUSHAF UII sejak awal perkuliahan.
 
"Ke depannya, aku mau menjadi psikolog klinis dan penggerak sosial dalam bidang pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial," serunya.
 
"Aku ingin bersama para remaja menciptakan lingkungan yang positif, bukan hanya sehat fisik, tapi juga sehat secara mental," harapnya.
 
Baca Juga: Rony Wijaya Miliki Kekayaan Rp 25,4 Miliar, Ungguli Bakal Calon Kepala Daerah Bantul 2024 Lainnya
 
Baca Juga: Menjelajahi Prawirotaman: Rekomendasi 4 Tempat Wajib Dikunjungi Saat ke Kampung Bule Jogja
 
Baca Juga: DPRD Kabupaten Sleman Tetapkan Tujuh Fraksi, Langsung Tancap Gas Bahas APBD Perubahan 2024 untuk Ditetapkan Paling Lama Akhir September
 
Lebih lanjut, secara pribadi Arina juga memiliki berbagai pencapaian. Antara lain adalah, Full Scholarship Awardee UII - Excellent Community 2022, lolos pendanaan Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang Karsa Cipta KC Ditjen Diktiristek RI 2024, dan juara harapan 1 PKM Idea Challenge UII 2024 - Inovasi Smart Bracelet Terintegrasi dengan Aromaterapi dan Pulse Sensor yang dapat dikontrol melalui aplikasi sebagai alternatif mengatasi anxiety.
 
Saat ini, ia juga tengah berfokus mengaktifkan portal digital melalui akun media sosial @beranipulih.id, sebagai salah satu bentuk uluran tangan kepada teman teman sebayanya di seluruh Indonesia. 
 
"Platform ini nantinya bergerak pada bidang edukasi, kesehatan fisik atau mental, dan kesejahteraan sosial," urainya.
 
Ia berharap, dengan adanya platform ini bisa menciptakan dan meningkatkan kesadaran para masyarakat Indonesia, khususnya remaja dalam perencanaan masa depan yang berkualitas. 
 
 
Editor : Heru Pratomo
#arina #2024 #DIJ #mental #UII #remaja #Duta GenRe #volunteer #duta generasi berencana