Trans Home Terbakar 72 Jam, Kini Berstatus Hijau; Manajemen Pastikan Tak Ada PHK

Delima Purnamasari • Dipublikasikan Minggu, 4 Oktober 2026 | 15:48 WIB
Kebakaran Trans Home pada Kamis (1/10) -  Delima Purnamasari/Radar Jogja
Kebakaran Trans Home pada Kamis (1/10) - Delima Purnamasari/Radar Jogja

RADAR JOGJA - Kebakaran yang melanda Trans Home di Jalan Jogja-Solo Km 11, Padukuhan Mangunan, Kalurahan Kalitirto, Kapanewon Berbah, Sleman, akhirnya dinyatakan dalam kondisi aman.

Setelah proses penanganan berlangsung sekitar 72 jam sejak Kamis (1/10) pukul 13.00, tim pemadam kebakaran (damkar) memastikan tidak lagi menemukan bara maupun titik api di lokasi pada Minggu (4/10) sekitar pukul 13.30.

Kepala Satpol PP Kabupaten Sleman Indra Darmawan mengatakan, pengecekan dilakukan secara menyeluruh, termasuk ke seluruh lantai hingga bagian basement yang sebelumnya menjadi titik paling sulit dalam proses pemadaman.

Pada pemeriksaan pagi hari, kondisi sisi utara lantai satu dan dua sudah tidak menunjukkan adanya asap. Namun, petugas masih menemukan asap putih dari ventilasi di sisi barat dengan kondisi suhu ruangan yang relatif tinggi.

Dari area basement, asap putih juga sempat terlihat keluar secara berkala. Meski demikian, visibilitas di dalam ruangan mulai membaik dan genangan air menunjukkan penurunan.

Baca Juga: Juventus Intip Giovanni Leoni, Liverpool Tegaskan Tak Buka Pintu untuk Bek Muda Italia

Sementara itu, sisi timur bangunan masih memiliki suhu yang panas dengan asap putih sangat tipis serta genangan air.

Setelah dilakukan penanganan dan pemantauan, Trans Home akhirnya dinyatakan berstatus hijau. Petugas damkar pun telah meninggalkan lokasi dan kembali ke markas.

"Jika dihitung dari Kamis pukul 13.00, penanganan berarti 72 jam," kata Indra saat dikonfirmasi, Minggu (4/10).

Meski operasi penanganan telah dinyatakan selesai, pihak keamanan tetap diminta melakukan pemantauan. Apabila kembali ditemukan titik api, koordinasi dengan petugas damkar akan dilakukan.

Operasi utama penanganan kebakaran sebenarnya telah ditutup pada Sabtu (3/10) pukul 21.21. Namun, satu unit armada damkar masih ditempatkan di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali bara api.

Indra mengatakan, bagian basement menjadi tantangan tersendiri selama proses pemadaman. Petugas telah melakukan penyemprotan dari luar hingga membuat bagian basement tergenang air sekitar 30 sentimeter.

Namun, asap masih terus muncul dan suhu di dalam ruangan tetap tinggi. Kondisi tersebut membuat petugas tidak dapat langsung masuk ke area basement untuk melakukan penanganan secara penuh.

"Pada kondisi ini tim damkar tetap melaksanakan upaya pendinginan dan siaga memantau dari luar basement," jelasnya.

Dalam proses penanganan kebakaran tersebut, tiga personel damkar juga sempat mengalami luka akibat terkena pecahan kaca dan ubin.

Beruntung, ketiganya segera mendapatkan penanganan dari tim kesehatan dan dapat kembali menjalankan tugas.

Sementara itu, penyebab kebakaran hingga kini masih belum diketahui secara pasti.

Kasihumas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro mengatakan, polisi masih melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, hingga pengecekan rekaman kamera CCTV.

Baca Juga: Budi Utama Kembali ke Final Party Junior DBL 2026 Jogja, Tekuk Hagios 55-41

"Kepolisian saat ini masih fokus pada proses penyelidikan," tegas Argo.

Di tengah kerugian akibat kebakaran, manajemen Trans Home memastikan tidak akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan.

Humas Trans Home Claudius Devito mengatakan seluruh hak karyawan tetap dijamin. Aktivitas pegawai juga tetap berjalan dengan skema kerja sementara.

Sebagian karyawan bekerja dari rumah, sedangkan sebagian lainnya menjalankan aktivitas di kantor darurat yang telah disiapkan perusahaan.

Kantor sementara tersebut berada di area gudang Trans Home yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi toko yang terbakar.

"Tidak ada PHK, kami jamin seluruh hak karyawan kami," tegas Claudius.

Dengan berakhirnya proses pemadaman dan status lokasi yang telah dinyatakan hijau, penanganan selanjutnya akan berfokus pada pengamanan area serta penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran.

 

Editor : Bahana.
Kebakaran Sleman Trans Home Trans Home terbakar kebakaran Trans Home Sleman PHK Trans Home