Hamzah Batik Malioboro Terbakar Lagi, GIPI DIY Minta Keselamatan Kawasan Malioboro Dievaluasi

Cintia Yuliani • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 21:17 WIB
Dua truk pemadam kebakaran masih berada di lokasi kebakaran Hamzah Batik Malioboro untuk memastikan api tidak kembali menyala Senin (28/9/2026). Cintia Yuliani/Radar Jogja
Dua truk pemadam kebakaran masih berada di lokasi kebakaran Hamzah Batik Malioboro untuk memastikan api tidak kembali menyala Senin (28/9/2026). Cintia Yuliani/Radar Jogja  

JOGJA - DPD Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY mendorong Pemkot Jogja melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan dan mitigasi kebakaran di Hamzah Batik Malioboro. Hal ini menyusul kebakaran yang kembali terjadi di lokasi tersebut, Senin (28/9/2026). 

“Kalau sampai dua kali terjadi hal yang sama, tentunya ada sesuatu yang perlu diantisipasi ke depan. Jangan sampai hal seperti ini juga terjadi di tempat lain,” kata Ketua DPD GIPI DIY Bobby Ardiyanto Setyo Adji.

Bobby menejelaskan, evaluasi perlu dilakukan tidak hanya terhadap Hamzah Batik Malioboro, tetapi juga kawasan Malioboro secara keseluruhan. Terlebih, bangunan dan tempat usaha di kawasan tersebut berdiri cukup berdekatan sehingga risiko kebakaran dapat berdampak lebih luas.

Baca Juga: Pihak MTsN 9 Sleman Bantah Tuduhan Pungli, Klaim Madrasah Taat Regulasi: Ini Pernyataannya!

Bobby menyebut, aspek keselamatan kerja dan instalasi listrik perlu menjadi bagian dari evaluasi. Termasuk keberadaan bangunan-bangunan tambahan yang tidak direncanakan sejak awal dan berpotensi menambah risiko apabila aspek instalasinya tidak memenuhi standar keselamatan.

“Perlu ada monitoring dan evaluasi secara berkala, bagaimana keselamatan kerja di situ, kemudian instalasi listrik dan sebagainya,” ujarnya.

Selain itu, perlu adanya evaluasi kesiapan sistem pemadam kebakaran di kawasan Malioboro. Menurutnya, kecepatan respons menjadi penting mengingat kawasan tersebut merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi dan pariwisata di Jogja.

Baca Juga: Usai Makan Lotek, Pria di Wonosari Gunungkidul Tetiba Tersungkur dan Meninggal

Di sisi lain, kebakaran Hamzah Batik Malioboro memang menjadi kabar kurang baik bagi pariwisata DIY. Sebab, Hamzah Batik Malioboro merupakan salah satu ikon wisata belanja yang selama ini menjadi tujuan wisatawan nusantara maupun mancanegara.

“Konsepnya one stop shopping, berbagai produk kerajinan tersedia di sana dan ada cabaret show yang juga sudah menjadi ikon,” katanya. 

Meski begitu, dia menilai kejadian tersebut belum tentu secara langsung menyebabkan penurunan kunjungan wisatawan. Jogja masih memiliki sejumlah destinasi wisata belanja lain yang dapat menjadi alternatif.

Baca Juga: Tampil Perkasa, Tim Putri SMAN 1 Sewon Tundukkan SMAN 2 Bantul 44-12 di DBL Yogyakarta 2026

Bobby berharap proses pemulihan Hamzah Batik  Malioboro dapat dilakukan dengan cepat, sehingga aktivitas usaha bisa kembali berjalan. Menurutnya, persoalan keselamatan dan pemulihan perlu ditangani secara serius. 

"Agar dapat menjaga Malioboro sebagai salah satu pusat ekonomi wisata di Jogja," imbuhnya. (cin/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
Hamzah Batik Malioboro Terbakar Keselamatan Kawasan Malioboro GIPI DIY