Pemuda Asal Klaten Tewas Tersambar KRL di Prambanan, Diduga Menyeberang Bukan di Perlintasan Resmi

Maria Margaretha Nirong Gedo • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 15:32 WIB
Ilustrasi jalur kereta api. Seorang pemuda asal Klaten meninggal dunia setelah tersambar rangkaian kereta di wilayah Prambanan, Sleman, Sabtu (26/9/2026) pagi.
Ilustrasi jalur kereta api. Seorang pemuda asal Klaten meninggal dunia setelah tersambar rangkaian kereta di wilayah Prambanan, Sleman, Sabtu (26/9/2026) pagi.

RADAR JOGJA – Seorang pemuda asal Kabupaten Klaten meninggal dunia setelah tersambar rangkaian kereta di wilayah Prambanan, Sleman, Sabtu (26/9/2026) pagi. Peristiwa tersebut terjadi saat korban diduga menyeberangi rel bukan melalui perlintasan resmi.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.30 WIB di jalur kereta kawasan Klurak Baru, Kalurahan Bokoharjo, Kapanewon Prambanan, Sleman. Korban diketahui merupakan laki-laki berusia 25 tahun asal Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten.

Sebelum kejadian, korban sempat terlihat berada di sekitar pos kamling yang lokasinya tidak jauh dari jalur kereta api. Setelah itu, korban berjalan meninggalkan area tersebut dan menuju ke arah Pasar Prambanan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun kepolisian dari saksi di sekitar lokasi, korban kemudian melintasi jalur rel. Lokasi yang digunakan untuk menyeberang diduga bukan merupakan perlintasan resmi yang diperuntukkan bagi masyarakat.

Baca Juga: ZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Hadirkan Raisa, Marion Jola, dan Nassar

Pada waktu yang hampir bersamaan, rangkaian kereta datang dari arah timur. Jarak yang semakin dekat membuat kecelakaan tidak dapat dihindari. Korban tersambar kereta dan meninggal dunia.

Rangkaian yang terlibat dalam kejadian tersebut disebut merupakan KRL kirim rangkaian yang sedang berjalan dalam kondisi kosong.

Informasi kecelakaan kemudian diterima Polsek Prambanan. Petugas kepolisian bersama Tim Inafis Polresta Sleman dan pihak terkait mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan serta penanganan.

Setelah proses pemeriksaan di tempat kejadian selesai, jenazah korban dievakuasi menuju RS Bhayangkara Polda DIY untuk penanganan lebih lanjut.

Petugas juga menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban. Sepeda motor Honda Vario berwarna hitam ditemukan berada di sekitar pos ronda. Kendaraan tersebut kemudian diamankan oleh petugas Polsek Prambanan.

Baca Juga: ZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Hadirkan Raisa, Marion Jola, dan Nassar

Selain kendaraan, telepon seluler milik korban turut ditemukan di sekitar lokasi dalam kondisi rusak.

Lokasi kejadian berada tidak jauh dari kawasan Pasar Prambanan. Di sekitar pos ronda terdapat akses jalan setapak yang dapat digunakan menuju kawasan di seberang jalur kereta.

Peristiwa tersebut sekaligus menjadi pengingat akan tingginya risiko menyeberangi jalur kereta api di luar perlintasan yang telah disediakan. Kereta yang melintas membutuhkan jarak untuk berhenti sehingga keberadaan seseorang di jalur rel dapat memicu kecelakaan fatal.

Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas di sekitar jalur kereta api, termasuk menggunakan perlintasan resmi dan memperhatikan rambu keselamatan yang tersedia.

Kepolisian masih melakukan penanganan dan pendalaman terkait peristiwa yang menyebabkan pemuda asal Klaten tersebut meninggal dunia.

(Maria Margaretha Nirong Gedo) 

Sumber: Keterangan Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro yang diberitakan pada Sabtu (26/9/2026).

 

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Berbagai Sumber
orang prambanan kereta tertemper