BUMKal Sidokarto Sulap TKD Jadi Pasar Kowen 2, Disiapkan Jadi Pusat Belanja Warga Godean

Delima Purnamasari • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 23:45 WIB
Pasar Kowen 2 yang dibangun BUMKal Karta Sembada
Pasar Kowen 2 yang dibangun BUMKal Karta Sembada

 

 

 

 

 

 

 

Banyak badan usaha milik kalurahan (BUMKal) memilih bidang pertanian sebagai lini usaha demi mengembangkan potensi ekonomi wilayahnya. Namun, BUMKal Karta Sembada di Kalurahan Sidokarto, Godean, Sleman memilih jalan berbeda dengan membangun Pasar Kowen 2.

 Pasar yang diresmikan pada November 2025 lalu ini adalah hasil sumbangsih dari berbagai anggaran, seperti dana keistimewaan, pokir dewan, hingga anggaran BUMKal sendiri dengan total sekitar Rp 650 juta.

 

Direktur BUMKal Karta Sembada Suhadi Pranawa mengakui, jika hampir tidak ada BUMKal yang memilih lini usaha serupa apalagi jika harus babat alas dari nol. Upaya membangun pasar sebagai pusat perekonomian baru diakui memang tidak mudah.

Baca Juga: Honda DBL with Kopi Good Day 2026 D.I Yogyakarta Kembali Bergulir Siap Getarkan GOR UNY 

 

Perlu usaha ekstra untuk bisa menarik pedagang agar mau menyewa kios di dalam pasar maupun pembeli agar roda ekonomi terus berputar. Salah satu strategi promosi yang dia terapkan adalah menggratiskan uang sewa pada awal operasional, pedagang baru ditarik uang sewa pada Januari 2026. 

 

Strategi lainnya adalah memberi harga sewa yang murah. Untuk sewa los per dua tahun Rp 4,5 juta dan ketika sewa langsung empat tahun diberi potongan jadi hanya Rp 9 juta. Sementara untuk sewa kios Rp 16 juta per empat tahun. Nantinya para pedagang bisa mendapat fasilitas air, listrik, musala, bak sampah, hingga petugas keamanan.

 

Suhadi juga mengaku tidak sebatas menawarkan lapak pada pedagang baru, tetapi juga pedagang di pasar lain untuk bisa membuka cabang di Pasar Kowen 2 ini.

Baca Juga: Huistra Optimistis PSS Segera Bangkit; Permainan Sudah di Jalur Benar, Poles Penyelesaian Akhir

Upaya promosi dan meyakinkan calon pedagang ini mulai membuahkan hasil karena dari 57 tempat yang disewakan tinggal sekitar 20 persen yang belum terisi "Sebenarnya kemarin sudah full, tapi ada yang mundur. Jadi kami harus menggantikan. Ada yang keluar ada yang masuk," katanya, Jumat (25/9). 

 

Hadirnya Pasar Kowen 2 sejatinya jadi sumber pendapatan bagi BUMKal sendiri dengan memanfaatkan aset yang ada. Usaha ini juga lahir dari kebutuhan karena pasar yang besar di wilayah tersebut hanya ada Pasar Bibis sementara pasar lainnya adalah pasar kecil.

Harapannya pasar ini bisa jadi ladang pendapatan bagi para pedagang sekaligus memudahkan masyarakat sekitar untuk bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau. 

Baca Juga: Bakar Sampah di Musim Kemarau Picu Kebakaran Lahan di Sleman Melonjak Signifikan 

Pasar yang berdiri di tanah kas desa seluas 5000 meter ini kini berisi berbagai macam pedagang, seperti pedagang soto, makanan beku, maupun kebutuhan rumah tangga. Tidak hanya memastikan operasional pasar yang buka 24 jam ini berjalan lancar, Suhadi menyebut rencana pengembangannya juga sudah ada.

Salah satunya dengan memperluas bangunan agar mampu menampung banyak pedagang. Dia membayangkan Pasar Tradisional Kowen 2 jadi tempat yang mengusung one stop shopping sehingga konsumen bisa mencari kebutuhan apapun dengan mudah.

"Jadi nanti diperluas di sisi utara. Terus ada aula," katanya. (del/pra) 

 

Editor : Heru Pratomo
pasar kowen 2 bumkal Karta Sembada Sidokarto Sleman Godean