Sajikan Berbagai Program Aktivasi, Gelaran FKY 2026 Bikin Betah Pengunjung

Delima Purnamasari • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 22:12 WIB
Pengunjung saat memadati event Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2026 di Lapangan Beran, Sleman Senin (14/9). (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)
Pengunjung saat memadati event Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2026 di Lapangan Beran, Sleman Senin (14/9). (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)

SLEMAN - Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2026 hadir dengan tajuk "Aksara" di Lapangan Beran Sleman pada Minggu (13/9) sampai dengan Minggu (19/9). Perhelatan kebudayaan kali ini membawakan kebaruan pada empat pilar acaranya, mulai dari panggung, pameran, pawai, hingga pasar. 

Sejarah lokasi Lapangan Beran yang dulunya pabrik gula juga tidak dilepaskan begitu saja, tetapi dituangkan dalam desain panggung utama FKY. Geger Boyo membawa tema Lori Kobong lewat instalasi mural di atas multiplex. Tema ini dipilih dari sejarah Pabrik Gula Beran  yang beroperasi sejak 1874 dan jejak fisiknya hancur saat Agresi Militer Belanda II. 

Salah seorang pengunjung FKY, Mutiara Wening mengaku, acara ini sangat seru karena pengunjung tidak hanya disajikan tontonan kebudayaan, tetapi ada berbagai program aktivasi. Mulai dari ruang untuk membaca buku, permainan tradisional, menonton film, bahkan pedagang yang berjualan minuman tradisional menawarkan fasilitas meracik secara mandiri pada pengunjung. 

Baca Juga: Prediksi Skor West Ham vs Fulham di Carabao Cup, Update Tim, Starting XI dan Skor Akhir

"Jadi banyak hal-hal unik yang bikin tambah pengetahuan. Tidak bosen dan bisa lama-lama," katanya ditemui di sela-sela acara, Senin (14/9). 

Dia juga menyoroti banyaknya spot foto estetik untuk nantinya bisa dijadikan konten di media sosial. Rencananya ia tidak hanya datang sekali ini, tetapi hadir lagi pada hari-hari berikutnya.

Mutiara berharap agar FKY 2026 bisa berjalan lancar dan terus digelar setiap tahun.  "Gambar denahnya itu bahkan dibuat estetik. Harapanku, semoga FKY ini berjalan lancar," tambahnya. 

Sementara itu, Ketua Panitia FKY 2026 Paksi Raras Alit menjelaskan, misi yang dibawa tahun ini memang rebranding dari FKY sehingga semangatnya adalah harus ada inovasi dan kebaruan. Targetnya bisa meningkatkan kolaborasi masyarakat, apalagi jika mengingat usia FKY yang sudah digelar sejak 1989.

Baca Juga: Alami Ketidakadilan di Derbi Manchester, Carrick Ingin Manchester United Move On

Harapannya akan selalu ada regenerasi dan bibit-bibit baru dalam melahirkan kreativitas bagi DIY.  "Jadi ora mung mentaske seniman sing wis dadi, tapi juga seniman sing wis dadi harus bisa mengajak warga," tegasnya. 

Dia ingin FKY ini jadi acara yang dimiliki oleh masyarakat DIY, bukan sebatas bagi para seniman semata. Untuk mewujudkan target itulah seluruh pihak berkolaborasi membawa ide dan gagasan kebaruan di FKY 2026. (del/laz) 

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
FKY 2026 Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2026 lapangan beran sleman FKY Aksara