Tol Jogja-Solo Pangkas Pagar SMPN 3 Gamping, Jalan Masuk Akan Dialihkan ke Selatan

Delima Purnamasari • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:30 WIB
TERDAMPAK: Pembangunan Tol Jogja-Solo akan berdampak pada hilangnya sebagian pagar sisi timur SMPN 3 Gamping. (Delima Purnamasari/Radar Jogja)
TERDAMPAK: Pembangunan Tol Jogja-Solo akan berdampak pada hilangnya sebagian pagar sisi timur SMPN 3 Gamping. (Delima Purnamasari/Radar Jogja)

SLEMAN - Proyek Tol Jogja-Solo seksi 2 berdampak pada sebagian lahan SMPN 3 Gamping. Sekolah yang berada di Nogosaren, Kalurahan Nogotirto, Kapanewon Gamping itu kehilangan sebagian pagar di sisi timur sepanjang sekitar 30 meter dengan lebar satu meter.

Kepala Sekolah SMPN 3 Gamping Yuliyanto mengatakan, pihak sekolah telah diminta bersiap sejak Juni. Pengukuran lahan terdampak juga sudah dilakukan. Namun, hingga kini pembangunan oleh kontraktor belum dimulai. “Nanti yang membangun memundurkan (pagar baru, Red) dari dinas, kami terima bersih saja,” katanya Rabu (26/8).

Baca Juga: Kemhan Buka Suara Soal Viral Kadet Mungundurkan Diri, Unhan RI Resmi Izinkan Mahasiswi Berhijab

Selama proyek berlangsung, akses masuk sekolah akan dialihkan sementara melalui sisi selatan yang terhubung dengan jalan kampung. Sekolah telah berkoordinasi dengan warga dan pemangku wilayah setempat terkait pengaturan akses tersebut.

Yuliyanto berharap, akses itu hanya digunakan selama proyek berlangsung. Sebab, jalan kampung relatif sempit dan hanya cukup untuk satu mobil. “Kalau berpapasan agak sulit,” ujarnya.

Baca Juga: Prediksi Preston North End vs Everton, Reuni David Moyes di Deepdale

Menurut Yuliyanto, nilai ganti kerugian atas lahan yang terdampak sejumlah Rp 1,1 miliar. Angka ini dihitung dari luasan tanah, pepohonan, maupun pos satpam yang berada di lahan tersebut. Hanya saja dana ini tidak disetorkan ke sekolah, tetapi langsung ke pemerintah untuk nantinya sebagai anggaran untuk pembuatan bangunan baru.

Meski luas sekolah berkurang, Yuliyanto memastikan tidak ada ruang kelas maupun bangunan utama yang terdampak. Kegiatan belajar mengajar juga tetap berjalan normal.

Dia berharap setelah proyek selesai, akses timur sekolah dapat kembali dibuka dan tetap memungkinkan kendaraan melintas dua arah. Terlebih, area sekolah kerap digunakan sebagai lokasi parkir ketika ada kegiatan di kampung sekitar.

Sementara itu, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Ruling Yulianto mengatakan SMPN 3 Gamping tidak direlokasi akibat pembangunan tol. Dampak proyek hanya menyangkut sebagian lahan dan pengaturan akses lalu lintas selama proses pembangunan. (del/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
SMPN 3 Gamping Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman tol jogja-solo Anggaran pembangunan