SLEMAN - Kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Sleman. Kali ini menimpa kebun salak di Dusun Kalirase, Kalurahan, Trimulyo, Kapanewon Sleman. Dalam kejadian Senin (24/8) malam sekitar pukul 20.30 itu, kebun salak seluas 1000 meter persegi hangus terbakar.
Panewu Sleman Rohmiyanto mengonfirmasi, peristiwa itu diketahui dari warga setempat yang melapor melalui WhatsApp. Sementara pemilik lahan seorang pensiunan yang juga warga setempat bernama Sunardi, 72.
Baca Juga: Upaya Dinkes DIY Pertahankan Prevalensi di Bawah 10 Persen, Bidik Pencegahan Stunting dari Hulu
"Betul terjadi kebakaran. Penyebabnya karena ada warga membakar sampah di dekat area perkebunan salak, tapi kini sudah terkondisi," katanya dihubungi, Selasa (25/8).
Dalam penanganan kebakaran ini dia sebut ada sejumlah personel yang terlibat. Mulai dari relawan Kalurahan Trimulyo, Redkar Sleman enam personel, dan tiga personel dari Pemadam Kebakaran Hino.
Penanganan juga dibantu dengan dua mobil pemadam kebakaran. Rohmiyanto memastikan tidak ada korban jiwa akibat kebakaran ini. Sementara untuk kerugian materil diperkirakan sekitar Rp 2 juta. "Kebanyakan pohon salak yang terbakar memang belum berbuah, tapi ada yang sudah walaupun tidak banyak," ujarnya.
Baca Juga: Terjerat Benang Layangan, Damkar Kabupaten Magelang Selamatkan Burung Hantu
Saat ini pohon-pohon salak ini dalam kondisi hangus meski beberapa masih ada yang terselamatkan. Menurut Rohmiyanto, penanganan yang cepat membuat kebakaran tidak meluas dan langsung terkondisi.
Dia sebut area ini berada di persawahan sehingga komoditasnya tidak hanya pohon salak. Atas peristiwa ini ia mengimbau agar warga tidak membakar sampah secara sembarangan agar nantinya tidak jadi pemicu kebakaran. "Imbauan ini sebenarnya sudah sering kami sampaikan saat bertemu masyarakat atau pada pertemuan-pertemuan," terangnya. (del/laz)
Editor : Herpri KartunSumber : Radar Jogja