RADAR JOGJA - Semarak perayaan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pecah di tengah perkampungan RT 01 RW 08 Sukoharjo, Padukuhan Sanggrahan, Condongcatur, Depok, Sleman, Minggu (23/8/2026).
Ada cosplay pahlawan nasional hingga gunungan.
Semuanya dikemas dalam karnaval dan jalan sehat, dengan tema, "Kembali ke 1945".
Ketua RT 01 Basyori Buyung mengungkapkan, kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi, mempererat tali persaudaraan antar warga.
Tujuannya, menyatukan perbedaan untuk mengisi pembangunan.
Baca Juga: Juventus Tegas Tolak Tawaran Arsenal Rp1,9 Triliun untuk Kenan Yildiz, Spalletti: Dia Tidak Dijual
"Ini jalan sehat warga tetapi dikemas dan dilombakan, ada lomba gunungan hingga karnaval kreasi pengenalan profil pahlawan yang sudah diundi," terang Buyung.
Ada Ahmad Dahlan, Teuku Umar, Cut Nyak Dien, Soekarno dan Fatmawati, Wahidin Sudiro Husodo, Dewi Sartika, Sultan Hassanudin dan lainnya.
Kegiatan ini diikuti 7 paguyuban dari total 163 KK. Antara lain, Paguyuban Puri Citra Indah, Puri Kelapa Gading 3, Gang Masjid, Bambu Merah, Jalan Sukoharjo, Bambu Asri, Griya Sakina dan Paguyuban Pengusaha.
Persiapannya satu bulan. Ada pembagian doorprize, hadiah pemenang lomba serta pembagian 163 paket sembako.
"Jadi bukan sekedar hura-hura tetapi juga ada unsur sosialnya," ungkap Buyung.
Baca Juga: Hari Jadi Ke-81 Jawa Tengah, Ahmad Luthfi Ajak Warga Tinggalkan Ego Sektoral demi Jateng Maju
Kegiatan ini disambut penuh antusias warga.
Kholis dan Dewi misalnya. Peserta dari paguyuban Bambu Merah ini memperagakan Bapak Proklamator Kemerdekaan Indonesia, Soekarno. Sedangkan isterinya, Dewi, cosplay sebagai Fatmawati.
Dengan menaiki mobil tank yang dibuat dari limbah rumah tangga dan industrial mereka dengan penuh percaya diri menampilkan aksinya.
"Kami memperkenalkan sosok Soekarno dan Fatmawati yang berjasa di balik kemerdekaan Indonesia. Kegiatannya seru," ungkap Kholis.