SLEMAN - Prestasi membanggakan ditorehkan salah satu siswa asal Kabupaten Sleman Ahmad Raditya. Tidak hanya lolos jadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Istana Merdeka Jakarta, siswa SMK Penerbangan AAG Adisutjipto ini terpilih jadi Komandan Kelompok 17.
Dalam siaran langsung, Ahmad terlihat lewat sorotan kamera saat memberikan aba-aba barisannya. Capaian ini sangat diapresiasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sleman.
Kepala Bidang Bina Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Badan Kesbangpol Kabupaten Sleman, Immawan Nur Syaifuddin Ahmad menjelaskan, sebagai pihak yang ikut menyeleksi pada tahapan awal turut menyampaikan rasa bangganya dan mengaku tidak menyangka atas capaian ini.
Baca Juga: Peringati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Sang Saka Turut Dibentangkan di Tengah Peron Stasiun Tugu
Apalagi sudah hampir lima tahun terakhir Bumi Sembada absen mengirimkan perwakilan Paskibraka di tingkat nasional. "Tadi pagi baru dikasih tahu BPIP dan dikirimi foto. Pokoknya kami ikut senang dan bahagia," katanya melalui sambungan telepon, Senin (17/8/2026).
Putra dari Aries Pudji Utomo dan Suluh Andarini ini, dia nilai memang menunjukkan potensi lebih dibanding rekannya. Baik nilai akademik, tes wawasan kebangsaan, hingga ideologi Pancasila. Hanya saja yang jadi sorotan adalah nilai psikotes. Jadi sebelum diajukan ke provinsi bersama tujuh rekannya, digembleng selama satu pekan penuh.
"Alhamdulillah di provinsi nilainya malah sebaliknya, lebih bagus," katanya. Menurut Immawan, untuk bisa memperoleh putra-putri terbaik dari Bumi Sembada ini memang melalui proses seleksi panjang.
Diawali dari Badan Kesbangpol yang melakukan sosialisasi untuk menjaring pendaftar. Dari 308 pendaftar hanya dipilih 46 orang. Terdiri satu orang lolos di tingkat nasional, tujuh orang di tingkat provinsi, dan lainnya menjadi Paskibraka kabupaten.
Baca Juga: Aksi Berita Lelayu Suarakan Keresahan Atas Kondisi Negara, Merah Putih Diturunkan, Bentuk Kekecewaa
Mereka terpilih dari seleksi ketat administrasi, tes wawasan kebangsaan, tes kesehatan, kesamaptaan, hingga peraturan baris-berbaris. "Untuk apresiasi insya Allah akan diberikan kepada Ahmad Raditya," katanya.
Immawan belum bisa memastikan bentuk apresiasi yang diberikan karena masih akan dikoordinasikan. Baik itu berupa sertifikat maupun uang penghargaan. "Untuk apresiasi ini akan kami komunikasikan dengan bupati," katanya.
Harapannya prestasi ini akan jadi pemicu atas prestasi-prestasi lain. Agar nantinya Kabupaten Sleman bisa terus konsisten mengirimkan perwakilan dalam Paskibraka nasional setiap tahunnya.
Sementara itu, Waka Kesiswaan SMK Penerbangan AAG Adisutjipto, Muhamad Nuril Anam menyebut, lolosnya Raditya ke tingkat pusat merupakan kebanggaan bagi sekolah. Atas prestasi ini, sekolah turut memberikan apresiasi berupa bebas SPP selama satu tahun. "Tahun ini menjadi rezeki kami. Tentu ini kebanggaan bagi kami," katanya. (del/laz)
Editor : Herpri KartunSumber : Radar Jogja