Dugaan Keracunan MBG di Prambanan Sleman, 25 Siswa SD Terdampak

Delima Purnamasari • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 19:53 WIB
Ilustrasi siswa SD keracunan MBG
Ilustrasi siswa SD keracunan MBG

 

SLEMAN - Dugaan keracunan makanan yang diduga dari program makan bergizi gratis (MBG) kembali terulang di Kabupaten Sleman. Kali ini, peristiwa terjadi pada Senin (3/8) lalu di sejumlah sekolah dasar di Kapanewon Prambanan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Khamidah Yuliati menuturkan, ada 25 siswa SD yang bergejala dan tiga di antaranya di bawa ke rumah sakit.

Untuk sampel makanan sudah dikirim ke laboratorium untuk dilakukan pengecekan. "Sampel makanan sesuai dengan menu yang disajikan," katanya saat dihubungi, Kamis (6/8). 

Menu yang disajikan pada Senin (3/8) itu adalah nasi, ayam goreng mentega, kacang panjang rebus, orek tempe, dan anggur.

Sementara pada Selasa (4/8) adalah ikan filet tiram, tahu bumbu kuning, buncis jagung ditumis, dan semangka iris. Masih dilakukan pelacakan menu mana yang mungkin berpotensi penyebab keracunan. "Gejala biasanya memang enggak langsung, paling cepat lima jam," katanya.

Baca Juga: Dugaan Keracunan MBG di Kulon Progo, Siswa dan Guru SMPN 1 Nanggulan Juga Jadi Korban

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sleman Cahya Purnama menjelaskan, gejala yang muncul adalah sakit perut, diare, dan muntah. Untuk para siswa sudah ditangani sementara tindaklanjutnya dilakukan dengan penyelidikan epidemiologi.

Sampel makanan telah dikirim ke laboratorium untuk kemudian kini masih menunggu terkait hasilnya.  "Soal MBG itu kami belum bisa memastikan terduganya, karena masih harus butuh pemeriksaan di laboratorium," katanya.

Dia sebut saat ini penanganan masih terus dilakukan. Termasuk memastikan apakah para siswa sudah kembali ke sekolah atau masih ada yang ditangani di rumah sakit. Cahya menegaskan,  saat ini terus dilakukan evaluasi, termasuk dari Satgas MBG di tingkat kabupaten.

Hal senada disampaikan Panewu Prambanan Purwati. Dia kemarin lusa ada sejumlah siswa yang mengeluh mual maupun muntah. Selanjutnya telah dilakukan tindak lanjut untuk penanganannya. 

Hanya saja dia belum bisa memastikan ini karena menu MBG. "Apakah penyebabnya menu MBG atau bukan, belum bisa dipastikan, karena masih proses dan salah satunya menunggu hasil lab," ungkapnya. (del/laz) 

 

Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja
keracunan mbg prambanan Mbg siswa sd keracunan