SLEMAN - Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar kejuaraan Drag Bike Super Street Legal Bupati Sleman Cup sebagai upaya mengalihkan minat anak muda dari balap liar ke ajang resmi. Selain menjadi wadah penyaluran hobi otomotif, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mendukung sport tourism dan menggerakkan perekonomian daerah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Abu Bakar mengatakan, penyelenggaraan kejuaraan drag bike diyakini tidak hanya menjadi sarana pembinaan pegiat otomotif. Tetapi juga mampu mendorong sektor perekonomian dan pariwisata melalui konsep sport tourism.
Meski demikian, ia menegaskan aspek keselamatan harus menjadi prioritas karena lintasan yang digunakan merupakan jalan umum. "Termasuk agar kenyamanan dan keamanan penonton bisa terjamin karena ini bukan sirkuit," katanya dalam jumpa pers Senin (3/8).
Baca Juga: 73 Santri dan Pengasuh Pesantren Lolos Beasiswa Pemprov Jateng, 15 Kuliah ke Luar Negeri
Rencananya, kompetisi bertajuk bertajuk The Brutal Drag Bike Showdown ini akan digelar Sabtu (15/8). Berlokasi di Jalan Sumber Kwayuhan, Sendangmulyo, Minggir.
Penasihat kegiatan Untung Basuki Rahmat menjelaskan, balap motor tersebut memang digelar di jalan raya, namun dilaksanakan secara resmi dan berizin. Menurutnya, kejuaraan ini diharapkan menjadi alternatif bagi anak muda untuk menyalurkan minat dan bakat di arena yang aman dan legal.
"Ini kegiatan positif bagi anak muda karena sekaligus kampanye stop balap liar," ujarnya.
Baca Juga: Jateng Masih Magnet Investasi, Perusahaan Australia Tanamkan US$350 Juta di Batang
Anggota DPRD Kabupaten Sleman itu juga berharap, kegiatan tersebut dapat diselenggarakan secara rutin setiap tahun. Sehingga memberi dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.
Sementara itu, Kabag Ops Polresta Sleman Abdul Jalil berharap, kegiatan itu dapat menekan maraknya balap liar yang selama ini kerap berlangsung di kawasan ring road, mulai Maguwoharjo hingga Jombor. Menurutnya, polisi selama ini rutin menggelar pengamanan berskala besar setiap malam Sabtu dan malam Minggu untuk mengantisipasi balap liar.
"Semoga dijadikan event tahunan agar anak muda di Jogja memiliki tempat untuk menyalurkan hobinya," katanya. (del/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita