SLEMAN - Sebuah video tabrak lari ramai dibahas di media sosial. Dalam rekaman tersebut terlihat pria sedang berjalan kaki untuk menyebrang jalan lalu tiba-tiba ada mobil yang melaju dan menabraknya. Pejalan kaki itu lalu terpental dan tertabrak oleh mobil lain dari arah sebaliknya.
PS. Kasihumas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro menjelaskan, kecelakaan lalu lintas itu terjadi di Jalan Monjali, tepatnya di Dusun Gemawang, Kalurahan Sinduadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman pada Kamis (16/7) sekitar pukul 18.01. Berdasarkan hasil penanganan awal di lokasi kejadian, diduga seorang pejalan kaki yang sedang menyeberang jalan terlibat benturan dengan kendaraan yang hingga kini belum diketahui identitasnya. Akibat benturan tersebut, korban diduga terpental ke jalur berlawanan.
"Selanjutnya korban terlibat kecelakaan dengan sebuah mobil Toyota Agya yang melaju dari arah selatan ke utara," katanya melalui keterangan resmi, Jumat (17/7).
Baca Juga: Argentina Terus-menerus Diserang Kritik karena Keputusan Wasit, Lionel Messi Buka Suara
Argo menerangkan, korban berinisial S, 64, laki-laki, warga Tegalrejo, Kota Jogjakarta yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir. Lansia tersebut mengalami luka berupa cedera kepala, patah tulang di dua bagian tubuh, serta luka lecet di beberapa bagian. Korban kemudian dievakuasi ke RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta untuk mendapatkan penanganan medis, tetapi akhirnya meninggal dunia.
Argo menerangkan, saat ini penyidik masih mendalami kronologi kejadian, termasuk terkait keberadaan pengemudi pada benturan pertama setelah kecelakaan. Polisi sendiri belum dapat menyimpulkan adanya dugaan tabrak lari sebelum proses penyelidikan selesai.
"Unit Gakkum Satlantas Polresta Sleman masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pengemudi kendaraan yang terlibat pada benturan awal dalam kejadian tersebut," tambahnya.
Sementara pengemudi mobil Toyota Agya sudah teridentifikasi, yakni pria berinisial AF, 23, warga Bekasi, bersama penumpang perempuan berinisial SN ,53, yang juga warga Bekasi. Keduanya tidak mengalami luka, tetapi kendaraan yang dikemudikan mengalami kerusakan pada bagian bemper depan kanan dengan estimasi kerugian material sekitar Rp 2.000.000.
Argo menegaskan, saat ini Unit Gakkum Satlantas Polresta Sleman telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, dan meminta keterangan saksi-saksi. Termasuk menyelidiki kemungkinan adanya kamera dasbor dari mobil Toyota Agya yang bisa merekam mobil pertama yang menabrak. Sekaligus mencari CCTV terjelas di sekitar lokasi kejadian.
"Kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara utuh kronologi kejadian," terangnya.
Atas kejadian ini, dia mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi peraturan lalu lintas, mengurangi kecepatan saat melintas di kawasan yang ramai aktivitas masyarakat, serta mengutamakan keselamatan pejalan kaki.
Bagi pejalan kaki, juga diminta menggunakan fasilitas penyeberangan yang tersedia dan pastikan kondisi arus lalu lintas benar-benar aman sebelum menyeberang jalan. (del)
Editor : Iwa IkhwanudinSumber : Radar Jogja