SLEMAN – Demam Piala Dunia 2026 masih menyelimuti pecinta sepak bola. Semangat yang sama coba dihadirkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sleman melalui Trofeo Cup Bersinar, Selasa (14/7/2026).
Bukan mengejar trofi bergengsi, melainkan mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai simbol gaya hidup sehat sekaligus benteng melawan penyalahgunaan narkoba.
Kepala BNN Kabupaten Sleman Kombes Pol Teguh Tri Prasetya menjelaskan olahraga menjadi media yang sangat efektif untuk mengampanyekan gaya hidup sehat tanpa narkoba.
Khususnya bagi generasi muda di Bumi Sembada. Oleh karena itu dalam peringatan HANI 2026 ini pihaknya menggelar berbagai rangkaian kegiatan olahraga.
"Dengan semangat olahraga, kami galakkan agar hidup sehat. Kami semua harus menjadi agen-agen untuk benar-benar memerangi narkoba," jelasnya sebelum pertandingan.
Teguh menambahkan kolaborasi melalui sepak bola ini bukan sekadar mengejar kemenangan di lapangan, melainkan menjadi simbol kebersamaan lintas sektor.
Kehadiran elemen jurnalis, aparat penegak hukum, dan pelaku usaha dinilai cocok dalam membangun benteng pertahanan melawan narkoba.
Direktur Jawa Pos Radar Jogja Ananto Priyanto menilai media memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran publik.
Menurutnya, edukasi mengenai bahaya narkoba akan lebih mudah diterima ketika dikemas melalui kegiatan yang dekat dengan masyarakat.
"Kolaborasi seperti ini menunjukkan bahwa kampanye anti narkoba dapat dilakukan dengan cara yang positif, menyenangkan, sekaligus menyentuh masyarakat secara langsung," ujarnya.
Sementara itu, Owner PT Pin Land Property Nurul Syamsuhadi mengatakan keterlibatan dunia usaha merupakan bentuk dukungan terhadap terciptanya lingkungan yang sehat dan produktif.
"Kami percaya pencegahan narkoba merupakan tanggung jawab bersama. Dunia usaha memiliki kepentingan untuk ikut menciptakan masyarakat yang sehat karena hal itu akan berdampak pada kualitas sumber daya manusia. Semoga kolaborasi seperti ini terus berlanjut," katanya.
Tiga tim peserta Trofeo Cup Bersinar 2026 berasal dari unsur penegak hukum (BNNK Sleman), insan pers yang diwakili Jawa Pos Radar Jogja, dan dunia usaha (PT Pun Land Property). (ayu)
Editor : Bahana.