Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Anggota DPRD Kabupaten Sleman Shodiqul Qiyar SIP, Optimalkan Program JPS Pendidikan dan Sleman Pintar

Yogi Isti Pujiaji • Rabu, 15 Juli 2026 | 07:00 WIB
(Dok. Pribadi)
(Dok. Pribadi)

 

SLEMAN - Jaring pengaman sosial (JPS) Pendidikan Kabupaten Sleman merupakan program penting dalam rangka pengentasan kemiskinan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Bumi Sembada. Hal itu selaras dengan tekad pemerintah daerah mewujudkan satu keluarga satu sarjana.

Anggota DPRD Kabupaten Sleman Shodiqul Qiyar SIP sangat mendukung program tersebut. Saat ini adalah momentum yang tepat bagi warga Sleman, khususnya dari keluarga kurang mampu, memanfaatkan program itu.

Qiyar mengatakan, JPS pendidikan berlaku bagi siswa SD, SMP, SMA/sederajat, hingga calon mahasiswa baru. Maupun mahasiswa aktif yang memenuhi syarat. "JPS pendidikan ini bisa untuk membantu calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu untuk mendaftar perguruan tinggi," ungkapnya.

Ketua Fraksi Gerindra itu menjelaskan bahwa program JPS pendidikan bisa diakses melalui dinas sosial dan bisa difasilitasi oleh kalurahan atau anggota DPRD. "Makanya saya mendorong teman-teman dewan turut memaksimalkan program JPS pendidikan guna menyongsong Indonesia emas 2045," sambung politikus asal daerah pemilihan Sleman 6 (Minggir, Moyudan, Godean, Seyegan).

Adapun program JPS pendidikan berupa bantuan dana tunai tak terencana dari pemerintah daerah untuk pelajar atau mahasiswa dari keluarga miskin/rentan miskin agar dapat terus bersekolah. Syaratnya warga ber-KTP Sleman dan terdaftar sebagai keluarga miskin atau rentan miskin dengan bukti kepemilikan kartu keluarga miskin (KKM).

Bagi warga yang belum memiliki KKM bisa mengajukan permohonan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dari kalurahan. "JPS pendidikan itu berlaku bagi siswa atau mahasiswa di kampus mana pun. Beda dengan Sleman pintar, manfaatnya hampir sama (dengan JPS pendidikan, Red) tapi khusus mahasiswa, namun kampusnya sudah ditentukan, seperti UTY, Amikom, Unisa, dan lainnya," papar Qiyar

Untuk diketahui, Sleman pintar adalah program beasiswa unggulan Pemerintah Kabupaten Sleman yang bekerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di DIJ. Beasiswa ini memberikan bantuan biaya pendidikan penuh (kuliah gratis) hingga lulus.

Program tersebut berlaku khusus bagi lulusan SMA/SMK/sederajat ber-KTP/KK Sleman dari keluarga prasejahtera. Dibuktikan dengan KKM/KKRM. Atau peserta program keluarga harapan/disabilitas. "Dua program penting itu harus lebih disosialisasikan secara masif. Agar tersiar lebih luas kepada masyarakat Sleman. Masih banyak warga belum tahu program itu," ungkapnya. (yog)

Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja
Shodiqul Qiyar SIP Jaring pengaman sosial JPSM DPRD Kabupaten Sleman