Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Renovasi Menara Masjid Agung Sleman Ditarget 2027, Ada Material yang Diganti

Delima Purnamasari • Minggu, 12 Juli 2026 | 22:00 WIB
Eternit Menara Masnid Agung yang rontok. (Delima Purnamasari/Radar Jogja)
Eternit Menara Masnid Agung yang rontok. (Delima Purnamasari/Radar Jogja)
 
SLEMAN - Menara Masjid Agung Dr Wahidin Soedirohoesodo Sleman mengalami berbagai kerusakan. Eternit bangunan setinggi 68 meter ini banyak yang lepas sehingga rangka besi di dalamnya bisa terlihat. Marmer pada dinding menara juga ada yang copot. 
 
Bupati Sleman Harda Kiswaya menjelaskan, mengetahui kondisi menara masjid ini dan memastikan telah ada rencana perbaikannya. Dia menilai kerusakan bangunan ini berpotensi membahayakan jika ada material yang jatuh dari ketinggian.
 
"Untuk anggarannya tentu dicari yang pasti harus diperbaiki," katanya, Minggu (12/7). 
 
Baca Juga: Harga Kelapa Tak Menarik, Olahan Kopra Jadi Penyelamat Petani dan Pengepul
 
Dia mengaku, sudah mengingatkan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman ataupun dinas lain yang memiliki proyek fisik agar melakukan pengecekan secara menyeluruh. Utamanya ketika nantinya hasil pembangunan tidak baik maka harus melakukan penolakan saat serah terima atau provisional hand over (PHO). Agar hal semacam ini tidak terjadi lagi di kemudian hari. 
 
Sementara itu, Kepala DPUPKP Kabupaten Sleman Sukarmin menjelaskan, bangunan menara Masjid Agung ini sebenarnya kokoh dan aman. Dia sendiri mengaku beberapakali naik hingga puncak untuk melihat pemandangan. Hanya saja memang ada beberapa bagian yang harus dievaluasi. Teknik pemasangan marmer pada bangunan menara dinilai kurang tepat sehingga akhirnya ada yang lepas. Lalu pilihan jenis eternit yang kurang cocok karena menggunakan material gypsum maupun DRC. Bangunan di luar semacam menara ini dia sebut lebih baik menggunakan material PVC atau ACP yang lebih tahan air. 
 
Baca Juga: Hari Terakhir Libur Sekolah, Mobilitas Penumpang KA Melonjak 11 Persen: Sebanyak 53.850 Pelanggan Padati Stasiun Daop 6 Jogja
 
"Ketika rehabilitasi akan ada penggantian material yang tahan air agar tidak cepat rusak. Termasuk yang lebih ringan dan cenderung tidak membahayakan," katanya. 
 
Sukarmin menjelaskan, proyek rehabilitasi menara ini sudah diusulkan pada tahun 2027 mendatang termasuk untuk perbaikan lift di dalamnya. Perbaikan lift ini dia sebut perlu dilakukan dahulu untuk mempermudah operasional petugas maupun pengangkatan material bangunan ke atas. "Kami perbaiki liftnya dulu karena saat ini ada kerusakan di elektroniknya," ujarnya. (del) 
 
 
 
Editor : Sevtia Eka Novarita
#Masjid Agung Dr Wahidin Soedirohoesodo Sleman #eternit #kerusakan #Masjid Agung Sleman #Bupati Sleman Harda Kiswaya