Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tak Semua Orang Tua Izinkan Anaknya untuk  Sambut Rombongan Presiden RI dan PM India di Prambanan Sleman

Delima Purnamasari • Rabu, 8 Juli 2026 | 15:45 WIB
Rombongan Presiden saat disambut para siswa. (Foto: Delima Purnamasari/Radar Jogja)
Rombongan Presiden saat disambut para siswa. (Foto: Delima Purnamasari/Radar Jogja)

 SLEMAN - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri India Narendra Modi hadir di Kawasan Candi Prambanan pada Rabu (8/7).

Untuk menyemarakkan kunjungan kenegaraan ini disiapkan penyambutan dari siswa sekolah.

Mereka ditugaskan untuk melambaikan bendera Indonesia dan India di jalan yang dilewati oleh rombongan.

Hanya saja tidak semua orang tua membolehkan anaknya ikut serta dalam agenda ini. Salah satunya adalah Sari. 

"Libur atau tidak libur, bukan hal yang penting menyuruh atau meminta anak menyambut pejabat negara," katanya dikonfirmasi, Rabu (8/7). 

Baca Juga: Gelar Honda Modif Contest 2026, AHM Hadirkan Wadah Kreativitas Modifikator Tanah Air

Mobil rombongan PM India Narendra Modi. (Foto: Delima Purnamasari/Radar Jogja)
Mobil rombongan PM India Narendra Modi. (Foto: Delima Purnamasari/Radar Jogja)

 Dia sebut informasi akan adanya permohonan penyambutan dari pihak sekolah baru disampaikan pada Selasa (7/7). 

Sehari sebelum agenda diselenggarakan. Informasi yang diberikan juga kurang detail karena sekadar meminta izin pada wali murid agar putra-putrinya bisa berkumpul pukul 08.30.

Menurutnya, banyak wali murid lain yang menyatakan berhalangan atas permohonan tersebut dengan alasan masih ada agenda keluarga. 

Menurut Sari, agenda penyambutan ini tidak esensial.

Para siswa harus menunggu di bawah panas terik berjam-jam. Mereka mesti berdiri di pinggir jalan raya yang sangat ramai kendaraan dan berisiko membahayakan keselamatan anak-anak.

Baca Juga: Messi, Kucing Pertama Pemilik KTA Muhammadiyah Milik Azman Latif, Punya Kebiasaan Unik Buang Kotoran di Kamar Mandi dan Berjemur

"Apakah kegiatan kunjungan ini berkaitan dengan program kerjasama untuk anak-anak, kok sampai anak-anak dilibatkan dalam penyambutannya," ujarnya. 

Dia menilai tidak ada urgensinya melibatkan anak-anak dalam agenda seremoni semacam ini.

Apabila tujuannya untuk menghormati kepala negara lain, semestinya anak-anak di tempatkan secara lebih terhormat.

Misalnya, dengan memberikan mereka ruang untuk tampil menunjukkan kepiawaian seni atau justru diberi kesempatan berdialog langsung.

"Jadi bukan dengan memajang anak-anak di pinggir jalan untuk melambaikan bendera," terangnya. 

Baca Juga: Tanggapan Jose Mourinho setelah Argentina Singkirkan Mesir: Ini Perampokan Secara Terang-Terangan

Jika menelisik ke belakang, sebenarnya Prabowo sempat memberi arahan agar anak sekolah tidak lagi menyambutnya di pinggir jalan.

Hal ini disampaikan saat melakukan kunjungan kerja untuk meresmikan Jembatan Kabanaran yang menghubungkan Kabupaten Bantul dengan Kulon Progo pada Rabu (19/11/2025) lalu.

Saat itu Prabowo mengatakan lebih baik para siswa melihat kedatangannya lewat televisi. Dia merasa kasihan karena mereka harus menunggu lama dan berpanas-panasan.

Baca Juga: Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Dukung Pencegahan LGBT! Edukasi dan Layanan Konseling Dikedepankan

"Kalau saya kunjungan kerja mohon anak-anak sekolah tidak perlu menyambut saya di pinggir jalan. Biarlah mereka di sekolah masing-masing," katanya kala itu. (del)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Narendra Modi #sambutan presiden #sambut rombongan presiden #prambanan #prabowo