Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tujuh Hektare Lahan TKD di Gamping Sleman Terbakar, Proses Pemadaman Dilakukan  Dua Jam

Delima Purnamasari • Senin, 6 Juli 2026 | 19:55 WIB
KALI KEDUA: Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang membakar lahan seluas sekitar 8,5 hektare di wilayah Trihanggo, Kapanewon Gamping, Sleman, Senin (6/7/2026). (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)
KALI KEDUA: Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang membakar lahan seluas sekitar 8,5 hektare di wilayah Trihanggo, Kapanewon Gamping, Sleman, Senin (6/7/2026). (Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)
 

SLEMAN - Kebakaran melanda lahan tanah kas desa (TKD) di Ngawen RT 01 RW 02, Kalurahan Trihanggo, Kapanewon Gamping, Sleman, Senin (6/7) sekitar pukul 13.00. Kebakaran lahan kosong ini kali pertama diketahui salah seorang warga setempat yang melihat kepulan asap hitam dari lokasi lalu melaporkannya kepada warga dan Polsek Gamping.


Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro menyampaikan, personel Polsek Gamping bersama tiga unit Damkar Kabupaten Sleman, relawan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, dan unsur terkait segera melakukan pemadaman. Setelah sekitar dua jam, api berhasil dipadamkan. 


"Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian itu," katanya, Senin (6/7).  Akibat peristiwa ini, sekitar tujuh hektare TKD terbakar. 

Baca Juga: Perkuliahan Belum Mulai, Mikail Fajar Dwicaksono Sudah Didatangi Rektor ITB di Rumahnya Condongcatur Sleman


Argo mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah maupun rumput liar di lahan terbuka, terutama saat cuaca panas dan kering. Apabila melihat adanya titik api atau kebakaran, diminta segera melaporkan kepada kepolisian atau petugas pemadam kebakaran. Agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan mencegah meluasnya kebakaran.


Sementara itu, Kapolsek Gamping AKP Bowo Susilo menjelaskan, lokasi kebakaran memang berupa TKD yang tidak dipakai, sehingga hanya berupa tanaman ilalang saja. Saat ini masih dilakukan penyelidikan untuk memastikan penyebabnya.


Apabila nanti diketahui ada masyarakat yang sengaja dan berpotensi membahayakan bangunan sekitar, akan diterapkan sanksi pidana. "Ini kejadian kali kedua. Dulu juga sudah pernah ada kejadian dan ke depan harapannya tidak terulang lagi," tambahnya. 

Baca Juga: Siswa Sekolah Rakyat di Kulon Progo Bakal Dilatih Dua Ribu Taruna Akmil dan Akpol


Untuk lokasinya memang berdekatan dengan pembangunan jalan tol dan ada beberapa rumah warga. Kebakaran yang luas semacam ini memang berpotensi melebar sampai wilayah sekitarnya. 


Panewu Anom Gamping Kurnia Astuti membenarkan lahan yang terbakar adalah TKD milik Kalurahan Trihanggo. Lokasinya berupa lahan kosong, tetapi untuk kepastian penghitungan kerugian masih ditangani kepolisian. "Infonya sudah disewa pihak ketiga. Tapi peruntukam untuk apa, kurang paham," ujarnya. (del/laz) 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Kebakaran #damkar #Trihanggo #tanah kas desa #Gamping