SLEMAN - Pedagang Pasar Godean terus berinovasi untuk bisa bergeliat kembali menjadi salah satu pusat ekonomi rakyat di Kabupaten Sleman. Salah satunya lewat penyelenggaraan acara Jumat Berkah yang membagikan 2.000 porsi makan gratis pada Jumat (3/7/2026).
Pembeli maupun masyarakat sekitar bebas mengambil mi ayam, bakso, hingga siomay bikinan pedagang. Termasuk berkesempatan mendapat hadiah kejutan. Acara bertajuk Pasar Godean Bali Kumandange ini turut menyajikan hiburan berupa pertunjukan angklung, musik, dan seni tari.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman Dwi Wulandari menjelaskan, kegiatan ini adalah inisiatif dari paguyuban dan bukan yang pertama kali diselenggarakan. Pembagian makan gratis ini bisa terselenggara berkat sumbangan paguyuban dan donatur.
"Untuk pemilihan menunya juga dengan memberdayakan pedagang kuliner yang ada di sini," katanya ditemui di sela-sela acara.
Wulan menilai, program ini adalah bentuk komitmen dan kepedulian para pedagang pada masyarakat maupun pengunjung. Dengan harapan agar mereka bisa menjadi pelanggan setia Pasar Godean. Di sini pengunjung yang datang juga berkesempatan melihat bangunan luar biasa dan jadi salah satu pasar kebanggaan bagi Bumi Sembada.
"Sesuai temanya agar bali kumandange, tetap ramai seperti dahulu. Harapan kami Pasar Godean semakin jaya," ujarnya
Dalam kesempatan ini Disperindag turut menyerahkan surat pemanfaatan tempat dasaran (SPTD) pada sembilan pedagang. Hal ini jadi contoh dan awal mula agar pedagang yang lain bisa mengikuti. Wulan menjelaskan, SPTD ini adalah dokumen administrasi terkait izin menempati dasaran yang wajib dimiliki pedagang.
Baca Juga: Stasiun Tugu Yogyakarta Tetap Tersibuk! Penumpang KAI Daop 6 Tembus 6,9 Juta selama Semester I
"Prosesnya bertahap. Kami terus lakukan pendekatan dengan pedagang agar yang sembilan ini jadi contoh baik," ujarnya.
Disperindag juga menyerahkan sertifikat halal pada pedagang kuliner sebagai bagian dari program Sinergi Sadar Halal. Menurut Wulan, capaian sertifikasi halal di Pasar Godean sudah tinggi dengan hampir 95 persen. Rencananya akan dilakukan pendampingan dan dorongan agar bisa tuntas seluruhnya.
Lewat segala upaya tersebut harapannya pasar yang berlokasi Kalurahan Sidoagung, Kapanewon Godean ini bisa semakin berkumandang di tingkat lokal bahkan nasional.
Penjualan pedagang juga semakin ramai dan bisa jadi salah satu destinasi belanja masyarakat. Untuk mencapai target tersebut telah diselenggarakan sekolah pasar untuk meningkatkan sumber daya manusia dan dorongan untuk menggunakan pemasaran digital.
"Kami juga ingin ada event tetap setiap minggunya agar pasar bisa jadi destinasi wisata. Tentu proses ini bertahap," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Godean Sri Kundari menjelaskan, acara ini diselenggarakan atas gotong royong para pedagang dan donatur. Ada yang menyumbang daging, sayur, dan uang. Harapannya nanti pasar baru ini bisa semakin ramai dan penjualan pedagang bisa semakin laris.
"Penjualan sembako, makanan kering, dan basah sudah naik. Harapannya kami semakin didukung promosi biar tambah laris," ujarnya.
Sri juga menegaskan, pedagang akan berkomitmen dan mendukung program dari Disperindag Kabupaten Sleman. Termasuk dalam pemenuhan sertifikasi halal maupun pengurusan SPTD. (del)
Editor : Winda Atika Ira Puspita