Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Terbukti Lakukan Tindak Asusila, Unisa Yogyakarta Keluarkan Dua Mahasiswa

Delima Purnamasari • Rabu, 1 Juli 2026 | 14:49 WIB
Ilustrasi kasus asusila.
Ilustrasi kasus asusila.

SLEMAN - Universitas 'Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta menegaskan telah mencermati peristiwa yang berkembang di media sosial terkait pelanggaran tata tertib dan norma kehidupan kampus yang melibatkan mahasiswa.

Kampus yang berada di Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman ini menegaskan telah mengambil langkah tindak lanjut. 

Wakil Rektor III Unisa Yogyakarta, Mufdlilah menjelaskan, kasus tersebut telah ditangani melalui mekanisme yang berlaku di lingkungan universitas.

Sesuai dengan Peraturan Rektor dan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku. Fakultas dan unit terkait telah melakukan investigasi dan  memberikan sanksi sesuai hasil evaluasi dan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Rabu Malam, The Three Lions Siap Hadapi The Leopards

"Terkait kasus tindak asusila dua mahasiswa di lingkungan kampus, kami telah menjalankan fungsi pembinaan sebagai bagian dari tanggung jawab pendidikan," katanya lewat keterangan resmi, Rabu (1/7). 

Dia sebut berbagai upaya dilakukan. Antara lain melalui pembinaan etika, penguatan kedisiplinan, pendampingan, serta penguatan pemahaman terhadap nilai-nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan, dan norma kehidupan kampus.

Hanya saja dalam perkembangannya, mahasiswa tidak mengikuti pembinaan secara optimal. Sehingga Unisa Yogyakarta melalui Komisi Etik bersama unit terkait melakukan peninjauan dan evaluasi kembali terhadap penanganan yang telah dilakukan.

Baca Juga: Hakim Bongkar Rantai Kausal Uang Pengganti Rp809 Miliar Nadiem Makarim: Berhulu dari Investasi Google

Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, mahasiswa yang bersangkutan terbukti melakukan tindakan dalam kategori pelanggaran asusila berat. 

"Selanjutnya Unisa Yogyakarta memutuskan untuk mengambil langkah lanjutan berupa proses pemberhentian status mahasiswa sesuai ketentuan yang berlaku," tegasnya. 

Dia menegaskan, Unisa Yogyakarta berkomitmen menegakkan peraturan dan tata tertib kampus secara adil dan berintegritas. Setiap mahasiswa memiliki kedudukan yang sama di hadapan peraturan.

Untuk itu setiap pelanggaran diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Sebagai institusi pendidikan, kampus akan selalu mengedepankan pembinaan sebagai langkah awal dalam setiap proses penanganan pelanggaran. 

"Pada saat yang sama Unisa Yogyakarta memiliki tanggung jawab untuk menjaga integritas tata tertib, nilai-nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan, dan kehidupan kampus yang menjadi komitmen bersama seluruh sivitas akademika," ujarnya. 

Baca Juga: Inggris Punya Rekor Buruk Dalam Adu Penalti, Jordan Pickford : Kami Sudah Siap!

Dia memastikan kampus akan terus melakukan penguatan sistem pembinaan kemahasiswaan, sosialisasi tata tertib, dan penguatan karakter. Sekaligus evaluasi kebijakan guna memastikan terciptanya lingkungan akademik yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh sivitas akademika.

"Kami meyakini bahwa penegakan aturan harus berjalan beriringan dengan penghormatan terhadap martabat manusia, etika, dan prinsip pendidikan yang berkeadaban," tandasnya. (del)

Editor : Bahana.
#Unisa Yogyakarta #pelecehan seksual #kasus asusila