Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Enam Bayi Yang Ditemukan di Pakem Dinyatakan Layak untuk Dikembalikan pada Orang Tua

Delima Purnamasari • Minggu, 7 Juni 2026 | 19:00 WIB
Rumah di Pakem Sleman tempat ditemukannya sebelas bayi. (Delima Purnamasari/Radar Jogja)
Rumah di Pakem Sleman tempat ditemukannya sebelas bayi. (Delima Purnamasari/Radar Jogja)

SLEMAN - Sebelas bayi dievakuasi dari sebuah rumah di Padukuhan Randu, Hargobinangun, Pakem, Sleman pada Jumat (8/5) lalu. Dua di antaranya telah dikembalikan pada orang tuanya. Sementara lainnya dititipkan di Balai Rehabilitasi Sosial Pengasuhan Anak (BRSPA) dan kini masih terus dilakukan kolaborasi lintas sektor untuk penanganannya. 

Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Sleman Sigit Indarto menjelaskan, telah dilakukan pendampingan terhadap sembilan ibu bayi. Enam di antaranya sudah dinyatakan layak untuk dikembalikan pada orang tua. "Untuk tiga lainnya masih dinilai perlu asesmen lanjutan pada ibu bayi," katanya dikonfirmasi Minggu (7/6). 

 Baca Juga: Empat Kali Melanggar, Pengedar Miras Oplosan di Bantul Hanya Didenda Rp 5 Juta  

Untuk pengembalian bayi pada keluarganya saat ini masih berproses terkait pengecekan dokumen surat keterangan lahir yang ada. Lalu akan dibandingkan dengan identitas masing-masing ibu. Hal ini dia sebut penting sebagai antisipasi jika ada penghilangan asal-usul anak. Untuk itu nantinya juga akan ada pemanggilan kembali pada ibu-ibu bayi ini. 

"Jadi reunifikasi bayi ke ibunya masih menunggu hasil pengecekan dokumen surat kelahiran tersebut," katanya. 

Baca Juga: Indonesia U19 vs Vietnam U19, Nova Arianto Ingin Tiket Fase Gugur Otomatis Tanpa Bergantung Tim Lain

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Sleman AKP Matheus Wiwit Kustiyadi menjelaskan, tindak lanjut peristiwa ini dan pengembalian bayi ini perlu dilakukan rapat koordinasi bersama pemerintah kabupaten terlebih dahulu. Baik itu dengan dinas sosial, dinas kesehatan, termasuk dinas kependudukan dan pencatatan sipil. "Untuk bayinya dalam kondisi sehat dan orang tua juga bisa menjenguk," katanya. 

Menurut Wiwit, sampai dengan saat ini belum ditemukan adanya bukti terkait indikasi jual beli bayi. Hanya saja untuk saat ini praktik bidan tempat bayi tersebut dilahirkan dan dititipkan memang masih dalam pengawasan dinas kesehatan. "Untuk bidannya memang sudah kami mintai keterangan, tetapi ini belum ada lanjutan lagi," katanya. (del/eno) 

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Dinas Sosial (Dinsos) Sleman #Balai Rehabilitasi Sosial Pengasuhan Anak (BRSPA) #Polresta Sleman #bayi #pakem