SLEMAN - Dua warga Sleman ditemukan meninggal dunia karena tenggelam di Embung Kaliaji, Kapanewon Turi pada Jumat (5/6/2026).
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 05.00 WIB.
Korban diketahui atas nama Iwan Yoga (22), warga Canggal, Merdikorejo, Tempel. Lalu Agus Adi (22), warga Medari, Caturharjo, Sleman.
Koordinator Unit Siaga Basarnas Sleman Dhedi Prasetya menyampaikan, usai menerima laporan dari warga, Tim SAR Gabungan segera melakukan koordinasi dan persiapan operasi pencarian.
Baca Juga: Andoni Iraola Resmi Menjadi Pelatih Kepala Baru Liverpool Gantikan Arne Slot
Pada pukul 06.15 WIB tim menyiapkan peralatan selam dan dilanjutkan asesmen kondisi perairan pada pukul 07.00 WIB.
Lima menit kemudian tim penyelam mulai melakukan pencarian di lokasi kejadian.
Upaya pencarian membuahkan hasil setelah Tim SAR Gabungan melakukan penyelaman di lokasi kejadian.
Kedua korban ditemukan pada pukul 07.09 WIB di kedalaman tiga meter.
Kedua korban ditemukan berdekatan dan tidak terlalu jauh dari lokasi mereka terakhir kali terlihat di pinggir embung kurang lebih empat meter.
Selanjutnya korban dievakuasi ke darat dan dibawa menggunakan ambulans ke Puskesmas Turi pada pukul 07.17 WIB untuk penanganan lebih lanjut.
"Keduanya ditemukan dalam kondisi henti napas dan henti nadi," katanya dalam keterangan resmi, Jumat (5/6/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, awalnya kedua korban bersama satu teman lainnya bermain skateboard di sekitar kawasan Embung Kaliaji.
Setelah itu ketiganya berencana melihat matahari terbit dan mendekat ke pinggir embung.
Dalam kondisi yang masih gelap, korban diduga terpeleset dan tenggelam.
Berdasarkan keterangan rekan korban awalnya satu orang yang terpeleset dan tenggelam.
Sementara satu lainnya berusaha menyelamatkan, tetapi justru ikut tenggelam lalu akhirnya meninggal dunia.
Baca Juga: Kejutan!! Irak Tahan Imbang Spanyol Yang Tidak Diperkuat Lamine Yamal
"Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Berkat kerja sama dan respons cepat Tim SAR Gabungan, kedua korban dapat segera ditemukan dan dievakuasi," tambah Dhedi.
Atas kejadian ini dia turut mengimbau agar masyarakat selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sekitar perairan.
Terutama pada waktu dini hari atau ketika kondisi penerangan masih terbatas. (del)
Editor : Meitika Candra Lantiva