SLEMAN - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sleman bersama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sleman menjalin Komitmen bersama memerangi narkoba.
Upaya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat akan digencarkan oleh dua instansi tersebut.
Langkah strategis itu diwujudkan melalui penandatanganan kerja sama di Kantor BPN Sleman pada Selasa (26/5/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema utama upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di Bumi Sembada.
Kepala BPN Sleman Imam Nawawi mengatakan, kolaborasi tersebut menjadi salah satu upaya nyata dalam menjaga lingkungan kantor serta keluarga besar BPN dari bahaya narkotika.
Sekaligus komitmen dari jajarannya untuk menjadi contoh bagi masyarakat agar menjauhi barang haram tersebut.
Menurut Imam, sinergi menjadi hal penting mengingat perang terhadap narkoba dan sejenisnya merupakan tanggung jawab semua pihak.
Supaya nantinya bisa tercipta generasi penerus bangsa yang mampu menyambut Indonesia Emas 2045.
Baca Juga: Modus Kredit Palsu 10 Tahun, Tiga Pengurus BUKP Tempel Jadi Tersangka Rugikan Negara Rp 2,1 Miliar
“Kami berharap jajaran Kantor Pertanahan beserta keluarganya bisa menjadi contoh untuk betul-betul menjauhi dan terhindar dari narkotika dan sejenisnya," ujar Imam di sela penandatanganan kerjasama.
Sementara itu, Kepala BNN Kabupaten Sleman Kombes Pol Teguh Tri Prasetya menegaskan kerjasama dengan BPN Sleman difokuskan pada langkah pencegahan dan deteksi ini.
Oleh karena itu program sosialisasi secara berkala di lingkungan BPN Sleman menjadi fokus kegiatan.
Disamping itu, Teguh juga berharap BPN Sleman juga membantu sosialisasi pencegahan narkoba kepada masyarakat melalui pemasangan media edukasi.
Misalnya seperti running text dan spanduk bertema Stop Narkoba di Kantor BPN Sleman yang dirasa merupakan tempat strategis.
Baca Juga: Hasil TKA 2026 Telah Diumumkan, Begini cara Cek Nilai dan Verifikasi Sertifikat
Kolaborasi tersebut pum diharapkan menjadi langkah awal yang efektif dalam menciptakan lingkungan instansi yang bersih dari narkoba.
Sekaligus membantu masyarakat untuk lebih memahami bahaya obat-obatan terlarang.
“Program ini sekaligus mendukung program pemerintah dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul untuk masa depan bangsa,” imbuh Teguh. (inu)
Editor : Iwa Ikhwanudin