Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Trail Run dan Trekking Semakin Diminati, Tingkatkan Kunjungan Wisatawan di TNGM

Delima Purnamasari • Selasa, 19 Mei 2026 | 21:45 WIB
 
Tlogo Muncar Kaliurang memiliki  cerita tersendiri
Tlogo Muncar Kaliurang memiliki cerita tersendiri
 
SLEMAN - Kunjungan wisatawan di objek wisata alam di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) tercatat sejumlah 96.683 orang. Angka ini terdiri dari 96.518 wisatawan nusantara dan 165 orang wisatawan mancanegara. Jumlah ini naik 21 persen dibandingkan tahun 2025 di bulan yang sama. Wisatawan ini lebih banyak datang secara perorangan daripada rombongan dengan perbandingan 80,34 persen dan 19,66 persen.
 
Kepala Balai TNGM T Heri Wibowo menjelaskan, khusus pada bulan April ini jumlah wisatawan sejumlah 29.586 orang sehingga ada kenaikan pengunjung sebesar 57 persen dibanding bulan Maret 2026. Puncak kunjungan ini terjadi pada hari-hari libur nasional. Dia sebut bahwa kenaikan kunjungan ini tidak terlepas dari semakin maraknya olahraga lari gunung atau trail run dan trekking yang digandrungi kebanyakan anak muda.  
 
Baca Juga: Pemkal Palihan Minta Percepat Penggantian TKD, Pergub Baru Bukan Menjadi Kendala
 
"Lokasi yang diminati untuk trekking juga trail run yaitu Plunyon, Kalitalang, juga Deles Indah," katanya lewat keterangan resmi, Selasa (19/5).
 
Total wisatawan di Kalitalang tahun ini hingga 30 April sejumlah 34.095 orang, lalu Deles 17.975 orang, hingga Plunyon sebesar 26.576 orang. Lalu lainnya ada wisata Tlogo Muncar 14.884 orang, Jurangjero 2.406, Kalikuning 747 orang. Kunjungan pada bulan ini di atas rata-rata bulanan pengunjung masing-masing objek wisata, yang tidak mengalami kenaikan hanyalah Tlogo Muncar. 
 
Baca Juga: Akses Tanpa Batas, JKN Permudah Pasien Jalani Radioterapi Canggih
 
Dengan capaian ini realisasi retribusi sudah mencapai Rp 1.114.001.500 atau 89,08 persen dari target Rp 1.250.600.000. Retribusi ini seratus persen merupakan pendapatan negara bukan pajak (PNBP) yang disetorkan langsung ke kas negara. Hal ini sesuai dengan PP Nomor 36 tahun 2024, tanggal 30 September 2024. Sementara untuk operasional masing-masing objek wisata alam, dia sebut menggunakan dana anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
 
"Peningkatan kunjungan di sejumlah objek wisata alam di lingkup TNGM juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar," terang Heri. (del) 
Editor : Sevtia Eka Novarita
#Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) #trail run #objek wisata alam #Wisatawan #trekking