Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Jip Wisata Merapi Bisa Tiga Kali Antar Rombongan Wisatawan

Delima Purnamasari • Jumat, 15 Mei 2026 | 19:45 WIB
SERU: Wisatawan menikmati jip Merapi di Kabupaten Sleman. (Delima Purnamasari/Radar Jogja)
SERU: Wisatawan menikmati jip Merapi di Kabupaten Sleman. (Delima Purnamasari/Radar Jogja)

SLEMAN - Aktivitas wisatawan di destinasi jip Merapi Kabupaten Sleman meningkat selama periode libur kenaikan Isa Almasih. Pada libur panjang pada Kamis (14/5) hingga Minggu (17/5) ini, para pengendara jip bisa mengantar rombongan hingga tiga kali dalam sehari.

Ketua Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi (AJWLM) Wilayah Barat Dardiri menjelaskan, ada 1.400 jip yang beroperasi dan masing-masing membawa empat penumpang. Ketika tiga kali mengantar rombongan maka jumlah wisatawan yang datang dalam sehari sekitar 16.800 orang.

Baca Juga: Rumah Warisan Budaya Dr Sardjito Bakal Dijual, Ini Respons Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo

Dia menyebut, kenaikan wisawatan ini mulai terlihat sejak Senin (11/5) lalu. "Ada dari rombongan anak sekolah, perusahaan, keluarga jadi campur. Dari Jawa Barat juga ada," katanya dihubungi Jumat (15/5). 

Ada sejumlah rombongan yang langsung menyewa satu basecamp penuh dengan 200 hingga 400 jip. Meski padat, dia memastikan tidak ada wisatawan yang ditolak karena mereka sudah melakukan reservasi dan membayar uang muka terlebih dahulu.

Pengelola juga telah membuat rekayasa lalu lintas jip untuk mengantisipasi kemacetan. Utamanya mengarahkan para sopir jip tidak terfokus pada satu jalur. Bisa lewat jalur di Tempuran, Jolontoro, hingga alternatif lewat Grogol. Sopir jip juga diminta sesuai dengan susunan jadwal yang telah disusun. 

"Kami juga sudah antisipasi peningkatan sampah jadi rekan-rekan semua sudah bawa trash bag," tambahnya.

Baca Juga: Pencairan UGR Tol Jogja-YIA di Kulon Progo Jadi Magnet Sales Kendaraan Hingga Agen Properti

Pada momen ini dipastikan tidak ada kenaikan harga yang diterapkan karena dikhawatirkan menimbulkan gejolak. Meski demikian, dia tidak memungkiri jika hal ini tetap jadi wacana tersendiri di tengah kondisi kenaikan harga onderdil maupun bahan bakar minyak.

Ketika nanti akan ada kenaikan harga, dia memastikan akan dilakukan sosialisasi dan penyebaran informasi dahulu. "Mungkin nanti bisa di akhir tahun saat Natal dan tahun baru kalau kondisinya tetap seperti ini," ujarnya. 

Dardiri berharap, momen peningkatan wisatawan ini bisa signifikan. Apalagi setelah kunjungan saat Lebaran yang belum sesuai target.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Edy Winarya menjelaskan, jip Merapi memang masih jadi destinasi utama di Bumi Sembada. Para pelaku wisata diimbau untuk terus meningkatkan layanan pada wisatawan. Momen liburan ini diharapkan bisa menaikan angka kunjungan. "Pada tanggal 16 dan 24 Mei besok kami juga akan adakan pertunjukan di Kaliurang untuk menarik wisatawan," sebutnya. (del/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi (AJWLM) #isa almasih #Jip Merapi #Libur Panjang #Wisatawan