SLEMAN - Keberhasilan PSS Sleman kembali promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia disambut meriah oleh berbagai kalangan.
Termasuk pendakwah kondang Miftah Habiburrahman.
Tokoh yang akrab disapa Gus Miftah itu memberikan bonus Rp 200 juta kepada pemain dan manajemen PSS Sleman.
Sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan tim menembus Liga 1 (BRI Super League) musim depan.
Momen tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan di sebuah restoran beberapa hari setelah laga terakhir PSS melawan Garudayaksa FC.
Dalam video yang diunggah melalui akun TikTok pribadinya, Gus Miftah tampak merayakan pencapaian tim berjuluk Super Elang Jawa bersama para pemain, pelatih, dan manajemen.
Meski gagal meraih gelar juara pada babak final, Gus Miftah menegaskan kebanggaannya terhadap perjuangan PSS Sleman tidak berkurang sedikit pun.
Baca Juga: Yakuza Maneges Resmi Dideklarasikan di Kediri, Ormas Dakwah Santri Jalur Kiri yang Tuai Pro Kontra
“Malam ini kita makan bersama PSS untuk syukuran lolos Liga 1. Soal juara atau tidak, itu bukan hal utama. Yang paling penting adalah perjuangan dan kebersamaan,” ujar Gus Miftah.
Suasana semakin semarak saat prosesi pemberian bonus berlangsung.
Awalnya, Gus Miftah menjanjikan bonus sebesar Rp 100 juta, kemudian menaikkannya menjadi Rp 150 juta.
Namun di hadapan seluruh pemain, pelatih dan jajaran manajemen, pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji itu spontan menambah nominal bonus menjadi Rp 200 juta.
Usai cletukan salah satu pemain mengatakan nominal ganjil, sekalian digenapkan.
Baca Juga: Lima Kuliner Menarik dan Autentik di Yogyakarta yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan Wisata
“Saya sempat menjanjikan bonus Rp150 juta. Tapi malam ini saya putuskan menjadi Rp 200 juta. Angka genap terasa lebih baik, dan semoga membawa keberkahan untuk PSS,” katanya disambut tepuk tangan para pemain dan official tim.
Bagi Gus Miftah, bonus dari kantong pribadinya itu bukan sekadar bentuk hadiah.
Melainkan ungkapan rasa terima kasih kepada tim yang dinilai berhasil mengembalikan kebanggaan masyarakat Sleman.
Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran pelatih dan manajemen yang dinilai bekerja keras sepanjang musim hingga membawa PSS kembali bersaing di level tertinggi sepak bola nasional.
“Saya mengapresiasi seluruh kerja keras pemain, pelatih, dan manajemen. Sebagai bagian dari warga Sleman, saya ikut bangga dan menikmati perjuangan PSS. Semoga ke depan PSS semakin kuat dan berprestasi,” tuturnya.
Unggahan video yang sudah tembus 13,6K dalam 22 jam itu pun ramai mendapat respons positif dari warganet.
Kolom komentar akun TikTok Gus Miftah Official dipenuhi dukungan, ucapan terima kasih, hingga komentar bernada humor dari para pendukung PSS Sleman.
Salah satunya datang dari akun Razka Mena yang menulis, “Matur nuwun Gus. Menawi onten kenalan pengusaha, saged kagem sponsori PSS.”
Sementara akun Ampas_Kopi menuliskan komentar singkat bernada guyonan, “Hidup es teh.”
Dukungan juga disampaikan akun Zegion Tempest yang menulis, “Jan ngeri Gus siji iki, lanjut Gus.”
Respons positif itu menunjukkan antusiasme publik terhadap kebangkitan PSS Sleman sekaligus besarnya harapan suporter agar Super Elang Jawa mampu tampil kompetitif saat kembali berlaga di Liga 1 musim depan. (naf)
Editor : Meitika Candra Lantiva