Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Lapas Kelas IIB Sleman Lakukan Razia Operasi Penggledahan dan Tes Urine bagi 337 Warga Binaan

Delima Purnamasari • Jumat, 8 Mei 2026 | 20:45 WIB

 AGENDA RUTIN: Petugas Lapas Sleman saat melakukan razia operasi penggeledahan dan tes urine bagi warga binaan. (Dokumentasi Lapas Sleman)

AGENDA RUTIN: Petugas Lapas Sleman saat melakukan razia operasi penggeledahan dan tes urine bagi warga binaan. (Dokumentasi Lapas Sleman)

SLEMAN - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sleman menyelenggarakan operasi penggledahan pada Jumat (8/5). Kegiatan dilakukan dengan razia pada seluruh hunian blok. Tidak hanya penggeledahan fisik, kegiatan ini juga mewajibkan tes urine bagi seluruh warga binaan dan petugas lapas. 

Kepala Lapas Kelas IIB Sleman Lamarta Surbakti menjelaskan, kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka mempertegas komitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman dan tertib. Lewat program bertajuk "Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan", ini adalah langkah konkret dalam menindaklanjuti instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas).

 Baca Juga: Kurangi Pengeluaran Rumah Tangga lewat KWT, DKPP Bantul Targetkan Ada 993 Kelompok Wanita Tani

"Apabila ada yang melakukan pelanggaran tidak segan-segan untuk ditindak secara tegas," katanya lewat keterangan tertulis Jumat (8/5). 

Dalam razia ini tidak ada temuan. Hanya berupa barang berlebih atau barang tidak semestinya. Seperti korek dan potongan kabel. Sementara untuk tes urine dari 337 warga binaan maupun petugas lapas seluruhnya juga menunjukkan hasil negatif. Kegiatan ini penting guna memastikan lingkungan lapas benar-benar steril dari penyalahgunaan zat terlarang. 

 Baca Juga: Progres Sudah 47 Persen, Rehabilitasi Jembatan Jonge Dipercepar Ditarget Rampung Juni 

"Langkah ini juga diambil sebagai bentuk transparansi dan ketegasan pihak lapas dalam melakukan deteksi dini," tambah Lamarta. 

Kegiatan diikuti dengan penyuluhan mengenai bahaya narkotika. Edukasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif bagi warga binaan mengenai dampak destruktif narkotika. Baik dari sisi kesehatan maupun konsekuensi hukum yang lebih berat. Dengan kombinasi langkah tegas melalui razia dan langkah persuasif melalui penyuluhan, dia optimis Lapas Sleman dapat mempertahankan predikat sebagai wilayah yang bersih dari praktik ilegal.

 Baca Juga: Hasil Persipura vs Adhyaksa, Adilson Gancho Silva Bawa The Prosecutors Raih Tiket Promosi

"Seluruh jajaran Lapas Sleman harus melaksanakan tugas dengan baik sesuai dengan tupoksi dan SOP," tegasnya. (del/eno) 

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sleman #Warga binaan #Razia #Lapas Kelas IIB Sleman