Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dikejar Usai Sabet Pengendara dengan Gesper, Lima Remaja Bawah Umur Tertangkap Kedapatan Bawa Clurit di Perumahan Margorejo

Delima Purnamasari • Minggu, 3 Mei 2026 | 08:46 WIB
Penanganan remaja bawa senjata tajam - Dokumentasi Polresta Sleman
Penanganan remaja bawa senjata tajam - Dokumentasi Polresta Sleman

SLEMAN - Kejahatan jalanan yang dilakukan remaja di Yogyakarta kembali terjadi.

Kali ini, Polsek Tempel dibantu masyarakat mengamankan remaja bawah umur yang kedapatan membawa senjata tajam pada Sabtu (2/5/2026) siang.

Para remaja ini kedapatan membawa senjata tajam jenis clurit yang terbuat dari besi di Perumahan Margorejo asri, Margorejo, Tempel, Sleman, sekitar pukul 14.30.

Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro menjelaskan, kronologi berawal saat pelapor berinisial ASLW (18) yang merupakan warga Trimulyo, Sleman berserta beserta dua orang temannya melintas di Jalan Magelang arah Yogyakarta.

Baca Juga: Edin Dzeko Pimpin Juara Jerman 7 Kali, Schalke Promosi ke Bundesliga

Mereka diteriaki dan ditantang oleh rombongan pelaku. Kemudian salah satu pelaku memukul ASLW menggunakan gesper dan mengenai helm.

ASLW kemudian mengejar sampai perumahan Margorejo. Dibantu oleh warga akhirnya pelaku berhasil ditangkap dan ditemukan sebuah senjata tajam. 

"Para pelaku diamankan dan dibawa ke Polsek Tempel untuk penanganan lebih lanjut," kata Argo lewat keterangan resmi, Sabtu (2/5) malam. 

Pelaku yang ditangkap ada lima orang remaja yang masih di bawah umur. Mereka yakni berinisial AZA (14), laki-laki berinisial AS (14), laki-laki berinisial BS (14), laki-laki berinisial AFB (14), dan laki-laki berinisial ASA (15). Kelimanya merupakan warga Ngluwar, Magelang. 
Baca Juga: Bayern Munich 3-3 Heidenheim, The Bavarians Selamat dari Kekalahan Meskipun Sempat Tertinggal

Menurut pengakuan pelaku, mereka membawa senjata tajam jenis clurit dengan cara di selipkan di dalam celana depan perut. Hal ini dengan maksud untuk berjaga-jaga apabila ada serangan dari orang lain.

Atas kejadian ini kepolisian mengimbau kepada masyarakat, khususnya para remaja, untuk tidak membawa atau menggunakan senjata tajam tanpa izin. Hal ini demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama. 

"Orang tua juga diminta lebih ketat mengawasi anak-anaknya agar tidak menjadi korban ataupun menjadi pelaku kejahatan jalanan," pesan Argo. (del)

Editor : Bahana.
#remaja bawah umur ditangkap warga tempel #remaja bawa senjata taham diamankan warga #Klithih #Sleman #Polsek Tempel