Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Lapas Sleman Lakukan Razia Rutin Sehari Tiga Kali, Antisipasi Potensi Gangguan Keamanan dan Ketertiban

Delima Purnamasari • Rabu, 29 April 2026 | 20:00 WIB
PENCEGAHAN: Razia rutin yang diselenggarakan Lapas Sleman untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban. (Dokumentasi Lapas Sleman)
PENCEGAHAN: Razia rutin yang diselenggarakan Lapas Sleman untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban. (Dokumentasi Lapas Sleman)

SLEMAN - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sleman terus melakukan penguatan pengawasan lewat razia kamar hunian. Razia dilakukan secara rutin setiap tiga kali dalam sehari. Hal ini sebagai bagian dari deteksi dini atas potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Kepala Lapas Kelas IIB Sleman Lamarta Surbakti menjelaskan, razia dilaksanakan setiap selesai pergantian shift regu jaga. Kegiatan ini dilakukan secara acak terhadap kamar hunian warga binaan guna meningkatkan efektivitas pengawasan serta menghindari pola yang mudah diprediksi.

Baca Juga: Kisah Pilu Anak Korban Daycare Little Aresha Alami Gizi Buruk, Bronkitis, hingga Bekal Bergizi malah Dimakan Pengasuh

Sasaran razia meliputi barang terlarang, barang berlebihan, serta barang berbahaya yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di dalam lapas.  "Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi guna mendukung terciptanya lingkungan lapas yang aman, tertib, dan kondusif. Agar proses pembinaan dapat berjalan optimal,” ujarnya lewat dalam keterangan tertulis Rabu (29/4). 

Razia yang dilakukan rutin menjadikan tidak adanya temuan berupa barang yang dilarang maupun berbahaya. Hanya barang berlebih seperti pakaian dan hanger. 

Baca Juga: Dalami Penggunaan CTM Terhadap Balita Korban Daycare Little Aresha, Pemkot Jogja Gunakan Pendekatan Psikologis 

Lapas Sleman juga menerapkan sistem identifikasi kamar hunian berbasis QR code. Melalui sistem ini data penghuni kamar hanya dapat diakses oleh petugas berwenang sehingga kerahasiaan informasi warga binaan tetap terjaga. 

Penerapan sistem ini diharapkan dapat menimalkan potensi gesekan antarwarga binaan akibat penyebaran informasi sensitif. Sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih kondusif. "Inovasi ini merupakan bagian dari komitmen dalam meningkatkan kualitas pengamanan dan pembinaan," kata Lamarta 

Baca Juga: Prediksi Al Nassr vs Al Ahli Saudi Pro League Kamis 30 April 2026, Upaya Ronaldo Cs Selangkah Lebih Dekat Raih Gelar Juara

Menurutnya deteksi dini melalui razia rutin serta pemanfaatan teknologi menjadi langkah strategis dalam mencegah gangguan keamanan. Harapannya mampu menciptakan kondisi yang lebih terkendali dan harmonis di lingkungan pemasyarakatan. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang profesional serta berorientasi pada aspek keamanan dan kemanusiaan. (del/eno) 

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Lapas Sleman #Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sleman #razia kamar #Lapas Kelas IIB Sleman